Tindakanberikut ini yang merupakan bentuk hubungan sosial adalah. Question from @Ais185 - Sekolah Menengah Pertama - Ips Sign In . Ais185 @Ais185. February 2019 2 1 Report. Tindakan berikut ini yang merupakan bentuk hubungan sosial adalah . safia7 Bersalaman dgn tmn atau org lain setau aku gitu maaf kalo salah . 0 votes Thanks 0. Kulal

Soal menanyakan mengenai contoh yang bukan termasuk hubungan sosial. Interaksi sosial atau hubungan sosial merupakan hubungan timbal balik antar individu yang saling mempengaruhi satu sama lain, bersifat positif, dinamis, serta memiliki maksud dan tujuan yang jelas. Terjadinya interaksi sosial didasari bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga membutuhkan orang lain. Interaksi sosial dapat berlangsung antarindividu, individu dan kelompok, dan antarkelompok. Menurut Soerjono Soekanto, syarat terjadinya interaksi sosial adalah kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial berarti hubungan masing-masing pihak tidak hanya secara langsung bersentuhan fisik tetapi juga tanpa hubungan fisik. Misal, surat menyurat, telepon, sms, dan lainnya. Jadi, hubungan fisik bukan syarat utama terjadinya interaksi sosial. Sedangkan komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain yang dilakukan secara langsung maupun melalui alat bantu agar orang lain memberi tanggapan atau memberi respons. Kata kunci dalam interaksi sosial ini adalah "hubungan timbal balik". Berdasarkan uraian diatas, opsi jawaban yang bukan merupakan bentuk interaksi sosial adalah menyumbang dana untuk korban gempa lewat media massa, karena tidak ada hubungan timbal balik dan tidak ada komunikasi antar pihak donatur dan korban gempa karena penyaluran dana dilakukan melalui media massa. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

PERANANKEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN TOTO GELAP (Studi di Kepolisian Sektor Lubuk Kilangan Polresta Padang) Soal menanyakan yang bukan termasuk contoh hubungan sosial. Hubungan sosial atau interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik antar individu yang saling mempengaruhi satu sama lain, bersifat positif, dinamis, serta memiliki maksud dan tujuan yang jelas. Terjadinya interaksi sosial didasari bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga membutuhkan orang lain. Interaksi sosial dapat berlangsung antarindividu, individu dan kelompok, dan antarkelompok. Kata kunci dari interaksi sosial adalah "hubungan timbal balik" Contoh bentuk hubungan sosial atau interaksi sosial antara lain Kelompok statis Hubungan antar pribadi atau individu Hubungan antarkelompok sosial Paguyuban Sedangkan membaca buku di kelas bukan termasuk interkasi atau hubungan sosial karena tidak melibatkan orang lain, hanya ada satu individu, dan tidak ada hubungan timbal balik. Berdasarkan uraian diatas, maka jawaban yang tepat adalah E. Membaca buku di kelas. Kuncijawabannya adalah: C. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. Dilansir dari Ensiklopedia, Tindakan berikut merupakan bentuk hubungan sosial adalahtindakan berikut merupakan bentuk hubungan sosial adalah dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. Penjelasan. Kenapa jawabanya bukan A. mahasiswa membaca biografi orang terkenal? Selamat datang di web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Tindakan Sosial? Mungkin anda pernah mendengar kata Tindakan Sosial? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, pengertian menurut para ahli, ciri, jenis, bentuk, tipe, faktor, teori dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Pengertian Tindakan Sosial Tindakan sosial ialah sikap manusia untuk memperoleh tujuan indivual dirinya. Perbuatan yang dijalankan atau dihaluan ke benda mati ataupun yang tidak mempunyai ketergantungan dengan orang lain itu bukan tindakan sosial. Berikut ini adalah beberapa pengertian tindakan sosial menurut para ahli yaitu Tindakan sosial adalah suatu tindakan yang memiliki makna yaitu ketika individu yang berinteraksi dengan individu lain dan hasilnya individu tersebut dapat mempengaruhi perilaku individu lainnya. Tindakan Sosial adalah sebagai tindakan manusia yang dapat memengaruhi individu-individu lainnya dalam masyarakat. Tindakan Sosial adalah Sebagai perilaku manusia yang diarahkan oleh norma-norma dan tipe solidaritas kelompok tempat ia hidup. Tindakan Sosial adalah Sebagai Aktvitas manusia yang berusaha menghasilkan barang, atau mencoba sesuatu yang unik untuk mengejar tujuan tertentu .Tidak semua tindakan manusia dapat dianggap sebagai tindakan sosial. Ciri-Ciri Tindakan Sosial Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri tindakan sosial, yakni sebagai berikut Tindakan berperngaruh indivual Tindakan visibel yang mempunyai sifat emosial dan sifat indivual Tindakan yang bermakna positif Tindakan dihaluan kepada orang lain Tindakan yang dijalankan menjadi respons mengenai tindakan orang lain. Jenis-Jenis Tindakan Sosial Berikut ini terdapat 4 jenis-jenis tindakan sosial, yakni sebagai berikut Tindakan Sosial Rasional Tindakan sosial rasional ialah tindakan sosial yang dijalankan dengan penilaian dan alternatif secara paham ataupun inisiatif. Tindakan Sosial Irasional Tindakan sosial irasional ialah tindakan sosial yang berhubungan pada sebuah struktur nilai spesifik. Tindakan Sosial Tradisional Tindakan sosial tradisional ialah tindakan sosial yang memakai pandangan tradisi yang sudah normal sehingga tidak memandang prosedur sosial dan tujuannya. Tindakan Sosial Afektif Tindakan sosial afektif ialah tindakan sosial yang sepihak besar perbuatannya diotoritaskan perasaan atau tanpa menjalankan penilaian yang mendetail. Bentuk-Bentuk Tindakan Sosial Berikut ini adalah bentuk-bentuk tindakan sosial yaitu 1. Tindakan sosial yang bersifat rasional Tindakan sosial yang bersifat rasional adalah tindakansosial yang dilakukan dengan pertimbangan dan pilihansecara sadar, meliputi suatu unsur yang sistematis danteratur untuk mencapai tujuan yang telah Pak Wawan sebagai pelatih sepak bola diSMPN 1 Kujang mengatur taktik permainan untukmemenangkan babak final kejuaraan sepak bolaantarsiswa SMP lainnya, untuk membantu pemahamanmengenai pelajaran yang tidak bisa dimengerti di sekolah,Andri bergabung dengan sebuah lembaga bimbinganbelajar terkemuka yang ada di kotanya. 2. Tindakan sosial yang bersifat irasional Tindakan sosial yang bersifat irasional adalah tindakansosial yang berorientasi pada suatu sistem nilai yang akan dilakukan bersifat tiba-tiba tanpamemperhitungkan asas dan tujuan tindakan. Contohnya,menolong orang yang kecelakaan. Contoh lainnya adalahmemberi persembahan kepada jin penunggu tempatyang dikeramatkan. 3. Tindakan sosial yang bersifat tradisional Tindakan sosial yang bersifat tradisional adalah tindakansosial yang menggunakan pertimbangan tradisi yangsudah baku, sehingga tidak memperhitungkan prosessosial dan Upacara Seba, yaitu kebiasaan tradisionalsuku Badui saat mengadakan kunjungan ke kepalakabupaten setempat. Contoh lain adalah mencium tangandan mengucapkan salam kepada orang tua saat akan pergidari rumah. Tipe Tindakan Sosial Berikut ini adalah beberapa tipe tindakan sosial yaitu Tindakan rasionalitas instrumental Zwerk Rational Tindakan ini merupakan suatu tindakan sosial yang dilakukan seseorang didasarkan atas pertimbangan dan pilihan sadar yang berhubungan dengan tujuan tindakan itu dan ketersediaan alat yang dipergunakan untuk mencapainya. Contohnya Seorang siswa yang sering terlambat dikarenakan tidak memiliki alat transportasi, akhirnya ia membeli sepeda motor agar ia datang kesekolah lebih awal dan tidak terlambat. Tindakan ini telah dipertimbangkan dengan matang agar ia mencapai tujuan tertentu. Dengan perkataan lain menilai dan menentukan tujuan itu dan bisa saja tindakan itu dijadikan sebagai cara untuk mencapai tujuan lain. Tindakan rasional nilai Werk Rational Sedangkan tindakan rasional nilai memiliki sifat bahwa alat-alat yang ada hanya merupakan pertimbangan dan perhitungan yang sadar, sementara tujuan-tujuannya sudah ada di dalam hubungannya dengan nilai-nilai individu yang bersifat absolut. Contoh perilaku beribadah atau seseorang mendahulukan orang yang lebih tua ketika antri sembako. Artinya, tindakan sosial ini telah dipertimbangkan terlebih dahulu karena mendahulukan nilai-nilai sosial maupun nilai agama yang ia miliki. Tindakan afektif/Tindakan yang dipengaruhi emosi Affectual Action Tipe tindakan sosial ini lebih didominasi perasaan atau emosi tanpa refleksi intelektual atau perencanaan sadar. Tindakan afektif sifatnya spontan, tidak rasional, dan merupakan ekspresi emosional dari individu. Contohnya hubungan kasih sayang antara dua remaja yang sedang jatuh cinta atau sedang dimabuk asmara. Tindakan ini biasanya terjadi atas rangsangan dari luar yang bersifat otomatis sehingga bias berarti Tindakan Tradisional/Tindakan karena kebiasaan Traditional Action Dalam tindakan jenis ini, seseorang memperlihatkan perilaku tertentu karena kebiasaan yang diperoleh dari nenek moyang, tanpa refleksi yang sadar atau perencanaan. Tindakan pulang kampong disaat lebaran atau Idul Fitri. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Sosial Berikut ini adalah beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan sosial yaitu Dorongan untuk memenuhi kebutuhan hidup Dorongan untuk mempertahankan kelangsungan hidup Dorongan untuk melanjutkan keturunan Teori Tindakan Sosial System kehidupan ini dapat dianalisis melaui dua dimensi yaitu interaksi antar bagian-bagian / elemen-elemen yang membentuk system dan interaksi / pertukaran antar system itu dengan lingkungannya. Talcott Parsons membangun suatu teori system umum / Grand Theory yang berisi empat unsure utama yang tercakup dalam segala system kehidupan, yaitu Adaptation, Goal Attainment, Integration dan Latent Pattern Maintenance. Talcott Parsons mengemukakan teori sebagai berikut Sitem Sosial Sistem Budaya ==> Individu ==> Perilaku Sistem Kepribadian Contoh Tindakan Sosial Berikut ini adalah beberapa contoh tindakan sosial yaitu 1. Tindakan sosial rasional, antara lain Untuk membantu pengetahuan tentang pelajaran yang tidak bisa dipahami di sekolah, Ahmad berasosiasi dengan badan pengarahan belajar terkenal yang terdapat di daerahnya. 2. Tindakan sosial irasional, antara lain Membantuk orang yang terkena musibah kecelakaan. Membagikan hidangan pada iblis penunggu tempat yang bertuah. 3. Tindakan Sosial Tradisional, antara lain Upacara adat budaya yang masih berjalan di semua kawasan di Indonesia. Aktivitas tersebut dijalankan mencontohi kerutinan yang sudah bebuyutan. 4. Tindakan sosial afektif, antara lain Seseorang ibu-ibu menangis dengan mendengar kabar sedih dari suaminya, kalau anaknya mengalami kecelakaan. Tindakan tersebut sebagai ekspresi langsung tanpa terlebih dahulu memandang argumen tujuannya. Demikian Penjelasan Materi Tentang Tindakan Sosial Pengertian, Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Jenis, Bentuk, Tipe, Faktor, Teori dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi. ItulahPenjelasan dari Tindakan berikut ini merupakan bentuk hubungan sosial adalah? Kemudian, kami sangat menyarankan anda untuk membaca juga soal Hubungan dua makhluk hidup yang saling menguntungkan dinamakan simbiosis lengkap dengan kunci jawaban dan penjelasannya. Apabila masih ada pertanyaan lain kalian juga bisa langsung ajukan lewat kotak komentar dibawah - Tindakan berikut merupakan bentuk hubungan sosial adalah? mahasiswa membaca biografi orang terkenal seorang anak mencium foto dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan ayah menonton TV Semua jawaban benar Jawaban yang benar adalah C. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. Dilansir dari Ensiklopedia, tindakan berikut merupakan bentuk hubungan sosial adalah dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. mahasiswa membaca biografi orang terkenal adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban B. seorang anak mencium foto adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. Menurut saya jawaban C. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban D. ayah menonton TV adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. Menurut saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah C. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.
Tindakanberikut ini merupakan bentuk hubungan sosial adalah . a. mahasiswa membaca biografi orang terkenal b. seorang anak mencium potret c. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan d. ayah menonton televisi 3. Upaya untuk meredakan konflik antarmasyarakat dengan melakukan penyesuaian perbedaan di segala bidang dinamakan .
Tindakan berikut merupakan bentuk hubungan sosial adalah? mahasiswa membaca biografi orang terkenal seorang anak mencium foto dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan ayah menonton TV Semua jawaban benar Jawaban yang benar adalah C. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. Dilansir dari Ensiklopedia, tindakan berikut merupakan bentuk hubungan sosial adalah dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. [irp] Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. mahasiswa membaca biografi orang terkenal adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali. Menurut saya jawaban B. seorang anak mencium foto adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain. [irp] Menurut saya jawaban C. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google. Menurut saya jawaban D. ayah menonton TV adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan. [irp] Menurut saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain. Kesimpulan Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah C. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. [irp] Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.
Itulahpenjelasan singkat mengenai pertanyaan Tindakan berikut ini merupakan bentuk hubungan sosial adalah?, Semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua. Kemudian, kami menyarankan kalian untuk membaca juga pertanyaan Nada ke 4 dalam tangga nada 3 kres (3#) adalah nada lengkap beserta jawaban dan pembahasannya gratis.
Hubungan sosial dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk berdasarkan kriteria tertentu. Berikut ini akan kita bahas beberapa bentuk hubungan sosial Berdasarkan statusnya hubungan sosial dapat dibedakan menjadi hubungan tertutup dan hubungan terbuka. Hubungan tertutup adalah hubungan sosial yang terjadi dalam satu golongan sosial tertentu. Sebagai contoh hubungan sesama agama, sesama etnik, sesama ras, sesama orang kaya, dan sebagainya. Sementara itu, hubungan terbuka adalah hubungan sosial yang disebabkan oleh perbedaan status di masyarakat, bukan oleh kelompok sosial. Sebagai contoh hubungan sosial di sekolah. Di sekolah siswa menjalin hubungan sosial dengan guru. Di perusahaan terjadi hubungan antara majikan dan karyawan. Di rumah terjadi hubungan antara pemilik rumah dengan pekerja rumahtangga. Menurut tingkatannya, hubungan sosial dapat dibedakan menjadi hubungan sosial horizontal dan hubungan sosial vertikal. Hubungan sosial horizontal adalah hubungan sosial antara individu atau kelompok yang sederajat yang memiliki kepentingan yang sama. Hubungan antarkolega di sekolah merupakan contoh hubungan sosial horizontal. Hubungan sosial vertikal adalah hubungan sosial terjadi atas dasar perbedaan kedudukan. Sebagai contoh, hubungan anak dengan orangtua. Orangtua memberi perintah kepada anak untuk belajar. Sebaliknya, anak tidak dapat memberi perintah kepada orangtua. Demikian pula di sekolah, kepala sekolah memberi perintah kepada guru untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu, dan bukan sebaliknya. Dilihat dari dimensi waktu hubungan sosial dapat dibedakan menjadi hubungan yang bersifat temporer dan hubungan sosial yang sifatnya permanen. Hubungan sosial temporer adalah hubungan sosial yang sifatnya sementara atau terjadi dalam waktu tertentu. Siswa berhubungan dengan siswa lain dan guru di sekolah. Hubungan sosial [43] di sekolah hanya terjadi pada jam sekolah. Contoh lain, hubungan antara penjual dan pembeli, antara penumpang dan sopir bus, dan sebagainya. Sementara itu, hubungan sosial permanen adalah hubungan sosial yang berlangsung dalam waktu lama, bahkan dapat berlangsung sepanjang waktu. Sebagai contoh hubungan antara suami dan istri, hubungan antara anak dengan orangtua di dalam keluarga. Berdasarkan kepentingan, hubungan sosial dapat dibedakan menjadi hubungan sosial primer dan hubungan sosial sekunder. Hubungan sosial primer adalah hubungan sosial yang bersifat pribadi. Hubungan yang bersifat pribadi tersebut melekat pada kepribadian seseorang dan tidak dapat digantikan oleh orang lain. Sebagai contoh hubungan suami dan istri. Hubungan sosial sekunder adalah hubungan sosial yang bersifat formal atau resmi, impersonal tidak bersifat pribadi dan segmental terpisah-pisah yang didasarkan atas asas manfaat. Sebagai contoh hubungan dalam dunia perdagangan antara dua pihak yang dituangkan dalam kontrak tertulis. Hubungan sosial juga dapat dibedakan antara hubungan sosial di pedesaan dan hubungan sosial di perkotaan. Hubungan sosial di pedesaan dan di perkotaan dapat dilihat pada tabel berikut ini No Masyarakat Pedesaan Masyarakat Perkotaan 1 Informal Formal 2 Saling mengenal Tidak saling mengenal 3 Pribadi personal Tidak bersifat pribadi impersonal 4 Komunalistik Individualistik 5 Tatap muka face to face Tidak harus tatap muka bisa melalui media 6 Pengendalian social ketat Pengendalian social longgar 7 Keteritakan pada tradisi kuat Keteritakan pada tradisi lemah 8 Kehidupan keagamaan bersifat kental Kehidupan keagamaan bersifat longgar [44] 10 Masyarakat mayoritas bekerja di sector tertentu seperti sebagai petani, nelayan. Masyarakat bekerja di banyak sector seperti industri, perdagangan, pemerintahan, keuangan, pendidikan, dan sebagainya Kita telah memahami perbedaan hubungan social pada masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan. Untuk memperkaya pemahaman, kita perhatikan gambar di bawah ini. Kita pernah mendengar istilah paguyuban dan patembayan, atau dalam bahasa Jerman disebut sebagai Gemeischaft dan Gesselschaft? Di antara kalian mungkin belum pernah mendengar istilah itu. Baiklah, istilah itu dikemukan oleh Sosiolog Jerman bernama Ferdinand Tonnies. Tonnies membedakan hubungan social ke dalam Gemeinschaft Paguyuban dan Gesselschaft Patembayan. Paguyuban adalah bentuk kehidupan bersama yang anggotanya diikat oleh suatu hungan batin yang murni dan alamiah serta bersifat kekal. Kehidupan bersama dalam paguyuban memiliki cirri-ciri sebagai berikut hubungan social bersifat menyeluruh yang harmonis, bersifat pribadi, dan berlangsung untuk kelangan sendiri dan bukan untuk orang lain dari luar eksklusif. Menurut Tonnies, paguyuban mempunyai tiga bentuk, yaitu 1. Paguyuban karena ikatan darah/keturunan gemeinschaft by blood, yaitu merupakan ikatan yang didasarkan pada ikatan darah atau keturunan. Contoh keluarga dan kelompok kekerabatan; 2 Paguyuban karena tempat gemeinschaft by place, yaitu suatu paguyuban yang terdiri dari orang-orang yang berdekatan tempat tinggal, sehingga saling dapat tolong menolong. Contoh rukun tetangga dan rukun warga; 3 Paguyuban karena jiwa pikiran gemeinschaft by mind, yaitu suatu paguyuban yang terdiri dari orang-orang yang walaupun tidak mempunyai hubungan darah atau tempat tinggalnya tidak berdekatan, namun mereka mempunyai jiwa dan pikiran yang sama, dan mempunyai ideologi yang sama. Tonnies mengartikan patembayan sebagai ikatan lahiriah yang bersifat pokok untuk jangka waktu yang pendek. Patembayan terbentuk oleh kemampuan pikiran [45] imajinasi serta strukturnya bersifat mekanis yang memiliki beberapa komponen. Contoh ikatan antara pedagang dan organisasi dalam suatu pabrik/industri. Charler Horton Cooley menjelaskan hubungan-hubungan sosial dapat terjadi pada kelompok primer primary group dan kelompok sekunder secondary group. Hubungan sosial dalam kelompok primer ditandai oleh pergaulan dan kerjasama tatap muka yang intim. Dalam kelompok ini kita dapat mengenal seseorang sebagai suatu pribadi secara akrab. Untuk mengenal pribadi seseorang secara akrab kita dapat melakukannya melalui hubungan sosial yang bersifat informal tidak resmi, akrab, personal, dan total, yang mencakup banyak aspek dari pengalaman hidup seseorang. Dalam kelompok primer ini, seperti keluarga, hubungan sosial cenderung bersifat santai. Para anggota kelompok primer seperti ini saling tertarik satu sama lain sebagai suatu pribadi. Mereka menyatakan harapan-harapan, kecemasan-kecemasan, berbagai pengalaman, memperguncingkan gosif dengan senang, dan saling memenuhi kebutuhan akan keakraban persahabatan. Agar terjadi hubungan sosial antara anggota kelompok secara akrab, kelompok primer harus kecil. Sementara itu, dalam kelompok sekunedr hubungan sosial bersifat formal, impersonal, dan segmental, serta didasarkan pada azas manfaat utilitarian. Seseorang tidak berurusan dengan orang lain sebagai suatu pribadi, tetapi sebagai orang yang berfungsi dalam menjalankan suatu peran. Dalam hubungan sosial pada kelompok sekunder ini kualitas pribadi tidak penting, sebaliknya yang dianggap penting adalah cara kerja. Hanya aspek atau bagian dan seluruh kepribadian, yang terlibat dalam menjalankan peran, itu saja yang dianggap penting. Kelompok sekunder berbentuk serikat pekerja, mitra dagang, kelompok profesi, dan sebagainya. Kelompok ini lahir untuk memenuhi tujuan khusus yang terbatas, yang hanya melibatkan sebagian dari kepribadian para anggotanya. Menurut Emile Durkheim, hubungan sosial dapat terjadi pada dua tipologi masyarakat, yaitu masyarakat yang bertipe solidaritas mekanis dan solidaritas organis. Hubungan sosial yang terjadi pada masyarakat yang bertipe solidaritas mekanis, masing-masing anggota dapat menjalankan peran yang diperankan oleh orang lain. Hal ini disebabkan pada masyarakat seperti ini belum terjadi pembagian kerja. Peran semua orang sama sehingga ketidakhadiran seseorang tidak mempengaruhi kelangsungan [46] hidup masyarakat karena peran seseorang tersebut dapat digantikan oleh orang lain. Seorang anak, misalnya, dengan cepat dapat melakukan apa yang dilakukan oleh ayahnya seperti berburu, berladang, dan bertani. Dalam masyarakat seperti ini, yang diutamakan adalah persamaan perilaku dan sikap. Perbedaan tidak dibenarkan. Menurut Durkheim, seluruh anggota masyarakat diikat oleh apa yang dinamakan sebagai kesadaran kolektif collective conscience, yaitu suatu kesadaran bersama yang mencakup keseluruhan kepercayaan dan perasaan kelompok. Kesadaran kolektif ini bersifat eksternal exterior dan memaksa coercive. Anggota masyarakat yang melakukan pelangaran terhadap kesadaran kolektif ini akan mendapatkan sanksi yang bersifat represif. Pelanggar kesadaran kolektif akan dikenai sanksi yang memberikan penderitaan atau nestapa. Sanksi represif ini merupakan bentuk kemarahan kolektif sebagai akibat dari pelanggaran terhadap kesadaran kolektif. Anggota masyarakat lain merasa terlanggar kesadaran kolektifnya. Tujuan dari pengenaan sanksi represif adalah ketidakseimbangan masyarakat dapat dipulihkan kembali. Dengan kata lain, sanksi represif dijatuhkan untuk menimbulkan efek jera, baik bagi si pelanggar maupun orang lain, agar tidak mengulangi perbuatan pelanggaran terhadap kesadaran koletif. Pada masyarakat yang bertipe solidaritas organis, anggota masyarakat berhubungan dengan anggota lain berdasarkan fungsi atau peran masing-masing. Pada masyarakat seperti ini telah terjadi pembagian kerja, bahkan telah terjadi spesialisasi-spesialisasi fungsi atau peran. Tiap anggota masyarakat menjalankan peran yang berbeda, dan di antara berbagai peran yang ada terdapat saling ketergantungan. Hal ini analog dengan saling ketergantungan antarbagian suatu organisme biologis. Karena saling ketergantungan ini maka ketidakhadiran pemegang peran tertentu akan mengakibatkan gangguan pada kelangsungan hidup masyarakat. Banyak contoh kita temukan dalam masyarakat. Misalnya, tidak berperannya polisi akan mengakibatkan adanya ancaman atau gangguan keamanan masyarakat secara keseluruhan. Tidak berperannya petani akan mengakibatkan masalah dalam produksi dan penyediaan bahan pangan yang dapat mengancam kelangsungan hidup masyarakat. Demikian juga, pemogokan sopir truk pengangkut barang kebutuhan pokok akan mengganggu atau mengancam persediaan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat. [47] Dalam masyarakat seperti ini ikatan utama yang mempersatukan masyarakat bukan lagi kesadaran kolektif, melainkan kesepakatan yang terjalin di antara berbagai kelompok profesi. Pelanggaran-pelanggaran terhadap kesepakatan-kesepakatan akan memperoleh ancaman sanksi yang bersifat restitutif atau hukum perdata. Dalam hal terjadi pelanggaran terhadap kesepakatan bersama, si pelanggar akan dijatuhi sanksi denda atau membayar ganti rugi kepada pihak yang dirugikan. Tujuan dari pemberian sanksi ini adalah untuk memulihkan atau mengembalikan keseimbangan telah dilanggarnya. Max Weber menjelaskan hubungan social pada dua tipe masyarakat, yaitu masyarakat tradisional dan masyarakat rasional. Pada masyarakat tradisional hubungan-hubungan social antara anggota masyarakat berlandaskan pada tradisi. Anggota masyarakat sangat terikat pada tradisi yang dipelihara dan dilestarikan oleh masyarakatnya. Anggota masyarakat melakukan tindakan tertentu karena tindakan itu telah menjadi kebiasaan turun-temurun. Masyarakat tradisional seperti ini kita temukan pada masyarakat pedesaan. Kalian yang bertempat tinggal di daerah pedesaan akan menemukan berbagai macam ritual tradisional yang diselenggarakan anggota masyarakat ketika memulai masa tanam dan panen di sawah. Kalian juga menemukan ritual bersih desa di desa. Anggota masyarakat mendatangi tempat-tempat yang dikeramatkan untuk melakukan ritual. Sementara itu, pada masyarakat rasional anggota masyarakat tidak memliki keterikatan dengan tradisi masyarakatnya. Sebaliknya, anggota masyarakat justru meninggalkan tradisi. Anggota masyarakat melakukan tindakan sangat mempertimbangkan tujuan yang ingin dicapai dan dengan cara apa tujuan tersebut dicapai. Tindakan seperti ini oleh Weber disebut dengan tindakan yang bersifat rasionalitas instrumental. Tindakan seperti ini lazim terjadi pada hubungan-hubungan dalam transaksi jual beli di pasar atau dunia perdagangan. Pembeli mempunyai tujuan untuk membeli barang dengan kualitas bagus dan harga murah, sementara penjual atau pedagang mempunyai tujuan untuk menjual barang dengan harga tinggi sehingga memperoleh keunungan. Masyarakat rasional seperti ini kita temukan pada masyarakat perkotaan. [48] Hubungan social juga dapat dilihat dari dimensi fisiologis seperti hubungan social antara laki-laki dan perempuan, hubungan antara orang yang berusia tua dan muda, hubungan antara orang kulit putih dan kulit hitam. Kita pernah mendengar istilah kelompok mayoritas dan kelompok minoritas? Berdasarkan jumlah dan kualitas anggota kelompok, hubungan social dapat dibedakan menjadi hubungan social kelompok mayoritas dan kelompok minoritas. Dilihat dari jumlah anggotanya, etnik Jawa merupakan kelompok mayoritas, sementara itu etnik Tionghoa merupakan kelompok minoritas. Dilihat dari kualitas anggotanya, meskipun jumlahnya lebih sedikit orang kulit putih di Afrika Selatan pada masa penerapan politik apartheid merupakan kelompok mayoritas dibandingkan orang kulit hitam, meskipun jumlahnya lebih besar. Orang kulit putih mengusai orang kulit hitam di negara itu. Bentuk hubungan sosial juga bisa didasarkan pada kelompok etnik. Kelompok etnik berdasarkan atas persamaan dan perbedaan budaya bangsa-bangsa di dunia. Berdasarkan persamaan dan perbedaan budaya, masyarakat Indonesia dapat dibedakan menjadi puluhan, bahkan ratusan etnik. Kelompok-kelompok etnik itu seperti etnik Jawa, etnik Sunda, etnik Madura, etnik Batak, etnik Bugis, etnik Banjar, dan sebagainya. Selain itu, hubungan sosial juga dapat dilihat dari agama. Berdasarkan atas agama, masyarakat Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kelompok, yaitu Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, dan sekian banyak aliran kepercayaan. Di antara pemeluk-pemeluk agama tersebut menjalin hubungan sosial. Atas dasar keberagaman kelompok etnik dan agama ini bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat majemuk. Apakah dampak yang ditimbulkan oleh keberagaman kelompok etnik ini bagi bangsa Indonesia? Di satu sisi, keberagaman etnik dan agama dapat menimbulkan konflik social yang melibatkan antarkelompok etnik dan agama. Beberapa konflik social di beberapa daerah seperti di Ambon, Poso, Sampit, Kupang, dan sebagainya tidak dapat dilepaskan dari adanya perbedaan etnik dan agama. Konflik-konflik social tersebut bukan saja mengakibatkan terjadinya korban jiwa dan harta benda, juga mengakibatkan terancamnya disintegrasi bangsa. Bangsa Indonesia menghadapi encaman perpecahan. Salah satu factor penyebab konflik-konflik social tersebut adalah [49] perbedaan etnik dan agama tidak bisa dikelola dengan baik. Selain itu, masyarakat yang berbeda etnik dan agama tidak mensyukuri bahwa perbedaan etnik dan agama merupakan rahmat dan anugrah dari Tuhan Yang Mahaesa. Di lain sisi, sebagai bangsa yang religius kebegaraman etnik dan agama harus disyukuri sebagai rahmat dan anugrah dari Tuhan Yang Mahaesa. Bila kita mengembangkan rasa syukur seperti itu maka kebegaraman etnik dan agama akan menjadi kekayaan bangsa Indonesia, yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Sebagai bangsa Indonesia, kita hendaknya mengembangkan sikap toleransi dan menjadikan diri kalian sebagai individu yang multikulturalis. Apakah yang dimaksudkan individu yang multikulturalis? Individu multikulturalis adalah individu yang bukan hanya mengakui adanya perbedaan atau keberagaman, melainkan harus mempunyai kesediaan untuk hidup berdampingan di tengah-tengah perbedaan atau keberagaman. Sebagai contoh perkawinan campur antaretnik. [50] Kegiatan Belajar 6
Yuksimak penjelasannya berikut ini! Tindakan sosial adalah tindakan yang memengaruhi atau dipengaruhi oleh orang lain. Ciri suatu tindakan disebut sebagai tindakan sosial adalah sebagai berikut : 1) Dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain. 2) Tindakan memiliki arah dan akibat. 3) Tindakan memengaruhi dan dipengaruhi orang lain.
Hubungan sosial merupakan salah satu objek kajian sosiologi, hal ini didasari pada gejala serta proses hubungan antar manusia yang memengaruhi hubungan sosial dalam kesatuan hidup manusia. Bahkan proses terjadi hubungan sosial ini terjadi secara langsung dan berada di sekitar kita, meski tanpa disadari. Yang pasti, segala hubungan yang terjadi berkaitan dengan segala hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Melalui hubungan ini juga menciptakan berbagai jenis seni budaya yang berasal dari kebiasan yang dilakukan oleh manusia. Hubungan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat pada umumnya akan membentuk struktur sosial yang bisa dilihat pada karakteristik masyarakat di wilayah dan perwilayah dimana ia tinggal. Pengertian masyarakat secara umum adalah pekumpulan dua orang atau lebih yang melakukan syarat interaksi sosial di wilayah tertentu dan dalam jangka waktu pertentu. Pengertian Hubungan Sosial Hubungan sosial adalah kegiatan interaksi sosial masyarakat yang melakukan tindakan untuk memberi informasi dan mempengaruhi satu sama lainnya, hubungan ini bisa bisa setabil jika dilakukan dengan kesadaran serta tolerasi akan tetapi jika dilakukan dengan penyimpangan sosial maka yang timbul dari hubungan masyarakat ialah adanya dinamika kelompok sosial, seperti peperangam konflik sosial dan bentuk lainnya. Pengertian Hubungan Sosial Menurut Para Ahli Adapun definisi ahli, mengenai pengertian hubungan sosial antara lain adalah sebagai berikut; Gilin dan Gilin Pengertian hubungan sosial adalah hubungan timbal balik dalam masyarakat yang bersifat dinamis bukan setatis, hubungan ini memiliki pola tertentu sebagai kesempatan untuk hidup bersama dalam masyarakat. Dalam hubungan sosial ia menambah bisa dilakukan antar individu atau dilakukan antar kelompok. Maryati dan Suryati Definisi hubungan sosial adalah proses terjadinya kontak sosial di masyarakat sehingga menciptakan timbal balik yang terakumulasi melalui serangkaian respons dalam bentuk tindakan pada satu bentuk kelompok sosial ke kelompok lainnya, atau dari invidu satu ke individu yang berbeda. Kesimpulan Arti Dari penjelasan dapat dikatakan bahwa hubungan sosial adalah proses sosial dan interaksi sosial sesama manusia dengan lingkungan sosial setempat dengan memberikan pengaruh serta informasi untuk memenuhi kegiatan sosial dalam kehidupannya. Oleh karena itulah hubungan sosial akan bersifat terbuka bisa juga dilakukan dengan tertutup. Bentuk Hubungan Sosial Betuk atau jenis hubungan sosial dalam masyarakat yang biasa dilakukan ialah dengan asosiatif dan disosiatif. Dengan penjelasan sebagai berikut; Asosiatif Bentuk hubungan sosial dalam masyarakat yang pertama adalah asosiatif, asosiatif ini ialah hubungan berdasarkan kontak dan komunikasi sosial yang mengarahkan pada integrasi sosial di dalam kehidupan masyarakat. Proses yang terjadi dalam asosiatif masyarakat tidak bersitegang dalam menjalannya, karena bisa dilakukan dengan bentuk kerjasama, kompromi, atau dalam bentuk asosiatif lainnya. Contoh Hubungan Sosial Asosiatif Contoh asosiatif dalam hubungan sosial ini misalnya saja adalah kerjasama penyelesaian konflik yang dilakukan antar Provinsi di Indonesia. Provinsi yang seringkali mengalami konflik dalam masyarakat menyelesaikannya melui perudingan, dalam hal ini GAM Gerakan Aceh Merdeka yang menyelesaikan konflik dengan pemerintah melalui kompromi atau perundiangan. Dengan adanya pemberlakukan Daerah Istimewa dengan Aceh menerpkan syareat Islam merupanakan salah satu bentuk hubungan sosial yang bersifat asosiatif. Disosiatif Hubungan sosial yang lainnya, dan berlaku dalam kehidupan masyaraka adalah hubungan sosial disosiatif. Pengertian disosiatif adalah proses oposisi yang berarti cara berjuang untuk melawan seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan tertentu, baik dengan cara melakukan perombakan ataupun melakukan revormasi. Contoh Hubungan Sosial Disosiatif Contoh bentuk hubungan sosial disosiatif ini misalnya saja adalah demo yang dilakukan Mahasiswa pada saat penurunan Orde Baru Orba. Proses penuruannya dilakukan dengan cara disosiatif, yakni menurunkan paksa presiden dengan berdomo. Kajadian ini dilakukan karena masyarakat serta mahasiswa sudah merasa tidak puas dengan pemerintahan yang dijalankan oleh Orde Baru yang seringkali ada nepotisme, korupsi, dan bentuk penyimpangan sosial lainnya. Oleh karenannya disosiatif ini biasanya dilakukan masyarakat setelah proses asosiatif diilakukannya. Faktor Hubungan Sosial Faktor-faktor yang menjadi dasar proses hubungan sosial dalam masyarakat, antara lain adalah sebagai berikut; Imitasi Faktor yang mendorong hubungan sosial dalam masyarakat adalah imitasi. Dimana makna imitasi yaitu meniru perilaku dan tindakan pihak lain, atau tindakan yang dilakukan oleh orang lain. Tindakan ini dinilai berhasil dalam wilayah tertentu sehingga mendorong terjadinya tindakan yang sama. Sugesti Faktor yang mendorong terjadinya hubungan sosial dalam masyarakat lainnya, yaitu sugesti yang berarti sebagai proses yang menjadikan seorang individu menerima suatu cara atau tingkah laku dari orang lain tanpa kritik terlebih dahulu. Hal ini bisa di dapatkan seseorang atau sekelompok orang dari phak lain yang bertentangan dengan pihak yang berkuasa. Identifikasi Fakrot lainnya, yang menjadi bagian daripada hubungan sosial adalah identifikasi yang bisa diartikan sebagai kecenderungan dalam diri seseorang atau sekelompok orang untuk menjadi sama dengan orang lain yang ada di wilayah-wilayah tertentu. Simpati Faktor lainnya yang menjadi bagian daripada hubungan sosial adalah simpati, simpati ini bisa didefinisikan sebagai proses yang menjadikan seseorang atau sekelompok orang untuk merasa tertarik kepada pihak lain, baik yang ada di satu negara atupun berada dalam berbeda negara. Selain itu setidaknya ada pola yang menjadikan proses terajadinya hubungan sosial, ini antara lain adalah sebagai berikut; Individu dengan individu, yang di dasari pada hubungan sosial secara pribadi Individu dengan kelompok, biasanya dilakukan dalam kehidupan masyarakat Kelompok dengan kelompok, yang bisa dilakukan melalui kejasama negara, ataupun dalam konflik sosial budaya dan ras di Indonesia Contoh Hubungan Sosial Sedangkan untuk contoh yang bisa disebutkan dalam hubungan sosial di masyarakat. Antara lain sebagai berikut; Adanya guru yang di Sekolah memberikan mata pelajaran kepada siswa/i di dalam kelas. Tindakan orangtua memberi nasehat kepada anaknya ketika melakukan pelanggaran Adanya kebiasaan berkunjung masyarakat ketika merayakan hari raya idul fitri dengan istilah ngelencer. Adapun kesimpulan yang diberikan pada arti hubungan sosial adalah hubungan timbal balik antara manusia satu dengan yang lain. Hubungan tersebut tentu akan saling memberikan manfaat pada aspek tertentu. Salah satu keuntungan yang akan dirasakan ketika melakukan hubungan sosial adalah memiliki rasa kepedulian sekitar dan merasa ingin selalu tolong menolong satu sama lain. Sehingga bisa dikatakan bahwa hubungan yang ada dalam masyarakat adalah hal naluriah yang bisa memberikan dampak postif dan negatif. Hubungan ini tercipta karena adanya kontak sosial dan komunikasi sosial sebagai syarat di dalam hubungan sosial yang tebentuk. Demikianlah penjelasan dan pembahasan mengenai pengertian hubungan sosial, bentuk, dan faktornya. Semoga dengan adanya pengulasan ini bisa memberikan referensi dan wawasan kepada setiap pembaca yang membutuhkan materinya. Kuncijawabannya adalah: C. dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. Dilansir dari Ensiklopedia, Tindakan berikut ini merupakan bentuk interkasi sosial adalahtindakan berikut ini merupakan bentuk interkasi sosial adalah dua anak saling tersenyum dan melambaikan tangan. Penjelasan. Kenapa jawabanya bukan A. Wildy membaca biografi orang Tindakan berikut ini yang merupakan bentuk hubungan sosial adalah? Ibu bertanya kepada anaknya tentang kapan libur sekolahnya Seorang remaja putri memandangi potret artis idolanya Kakek menonton televisi di ruang keluarga Pelajar membaca buku biografi tokoh Semua jawaban benar Jawaban A. Ibu bertanya kepada anaknya tentang kapan libur sekolahnya. Dilansir dari Ensiklopedia, tindakan berikut ini yang merupakan bentuk hubungan sosial adalah ibu bertanya kepada anaknya tentang kapan libur sekolahnya. KunciJawabannya adalah: A. Ibu bertanya kepada anaknya tentang kapan libur sekolahnya. Dilansir dari Ensiklopedia, Tindakan berikut ini yang merupakan bentuk hubungan sosial adalahtindakan berikut ini yang merupakan bentuk hubungan sosial adalah Ibu bertanya kepada anaknya tentang kapan libur sekolahnya. Penjelasan. Kenapa jawabanya A. Ibu .
  • 0z9esuawyy.pages.dev/31
  • 0z9esuawyy.pages.dev/190
  • 0z9esuawyy.pages.dev/61
  • 0z9esuawyy.pages.dev/133
  • 0z9esuawyy.pages.dev/413
  • 0z9esuawyy.pages.dev/303
  • 0z9esuawyy.pages.dev/305
  • 0z9esuawyy.pages.dev/482
  • tindakan berikut ini merupakan bentuk hubungan sosial adalah