– Halo pembaca setia, pada kesempatan kali ini kami akan membahas permasalahan yakni kenapa lightroom tidak bisa mengimpor foto? Kerap kali pertanyaan seperti itu muncul di grup Lightroom di Facebook, Whatsapp, Telegram, dan di grup lainnya. Akhir-akhir ini juga banyak yang mengalami hal tersebut ketika hendak mengimpor foto foto di Lightroom Android terkadang gagal dan error, lalu muncul tulisan seperti ini “one photo failed to import lightroom.” Ketika tulisan itu muncuk kita tidak bisa mengedit foto dan import foto. Banyak sekali orang yang menyukai aplikasi Lightroom versi android ini karena memiliki fitur yang melimpah dan mudah untuk digunakan. Selain LR juga dapat dimodif atau versi mod yang tentunya memiliki fitur preset yang keren. Namun, hal tersebut menjadi sia-sia jika kita tidak bisa melakukan import foto di Lightroom dan akhir bertanya di grup tentang kenapa Lightroom tidak bisa mengimpor foto. Bagi Anda pengguna Lightroom versi mobile seperti android bertanya-tanya tentang kenapa dan bagaimana cara mengatasi Lightroom yang tidak bisa mengimpor foto. Jangan khawatir karena di artikel ini Rafsablog akan membahas lengkap cara mengatasinya untuk Anda. Namun, sebelum membahas lebih lanjut, alangkah baiknya jika kita mengetahui apa penyebab Lightroom tidak bisa mengimpor foto. Baca juga cara menjernihkan video di Capcut Penyebab Kenapa Lightroom Tidak Bisa Mengimpor Foto Ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi dan menyebabkan failed pada saat import foto di Lightroom yang mungkin Anda belum mengetahuinya. Baik, berikut adalah adalah beberapa peneybab kenapa Lightroom tidak bisa mengimpor foto. Format Gambar Tidak Cocok Sebelum Anda melakukan editing di LR, sebaiknya cek terlebih dahulu format foto yang akan diedit karena format foto juga berpengaruh. Jika format tidak didukung, maka foto tidak akan bisa ditambahkan di Lightroom. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Lightroom hanya mendukung format file gambar saja seperti Jpg, Jpeg, Png, Raw, dan sejenisnya. Penyimpanan Sudah Terlalu Penuh Penyebab yang kedua dan sering dialami adalah di karenakan penyimpanan yang sudah penuh. Biasanya jika sudah tidak ada ruang di penyimpanan, ketika menambahkan foto di LR muncul tulisan seperi ini “Import stopped low device storage lightroom.” Hal tersebut berarti proses import foto berhenti karena rendahnya ruang pada memori penyimpanan. Terjadi Kesalahan Pada Gambar Terkadang bisa saja terjadi kesalahan pada gambar, sehingga gambar atau foto tidak bisa ditambahkan di Lightroom. Hal ini bisa saja terjadi dan ketika ini terjadi cara mengatasinya akan di bahas di bawah. Cara Mengatasi Lightroom Tidak Bisa Mengimpor Foto Di atas tadi sudah dijelaskan beberapa hal atau faktor yang menyebabkan Lightroom tidak dapat melakukan import foto. Jika sudah tahu penyebabnya, sekarang kita akan bahas cara mengatasinya. Ok, langsung saja simak di bawah ini. 1. Gunakan Format yang Didukung Pertama, cara mengatasi kenapa tidak bisa mengimpor foto, pastikan terlebih dahulu yang akan ditambahkan yakni format gambar yang sudah umum digunakan agar Lightroom mendukung format tersebut seperti Jpg, Jpeg, Png, Raw, dan sejenisnya. 2. Pastikan Penyimpanan Tidak Penuh Kedua, juga pastikan ada cukup ruang pada memori penyimpanan agar dapat menyiman foto lebih leluasa. 3. Gunakan Aplikasi Tambahan Jika langkah 1 dan 2 sudah, tetapi masih tidak bisa impor foto, berarti ada kesalahan pada gambar. Cara mengatasinya kita pelu downoad terlebih dahulu aplikasi tambahan yakni Picsay yang bisa di download di Playstore. 4. Jalankan Aplikasi Picsay Jika proses download aplikasi Picsay sudah selesai, Anda bisa menjalankan aplikasi tersebut dan digunakan untuk mengedit foto yang bermasalah. 5. Masukkan Foto Masukan foto yang bermasalah yang tidak bisa ditambahkan di Lightroom ke dalam aplikasi Picsay. Meskipun dibuka di aplikasi editor foto Picsay, tetapi jangan mengedit foto tersebut. Cukup mengcrop atau atau memotong sedikit bagian saja. Mudah bukan cara mengatasi kenapa kita tidak bisa mengimpor foto di Lightroom. 6. Export Foto Jika sudah memasukkan foto dan sedikit melakukan cropping pada foto, selanjutnya Anda tinggal export foto tersebut dan siap untuk di import di Lightroom. Cara ekspornya juga cukup mudah, Anda tinggal klik menu Export dan pilih Save Picture to Album. Setelah selesai ekspor foto menggunakan aplikasi Picsay, foto yang sudah diekspor tersebut sekarang bisa Anda coba buka dengan menggunakan Lightroom. Selamat mencoba. Untuk lebih jelasnya Anda bisa melihat video di bawah ini. Itulah tadi pembahasan pada aritkel kali ini tentang Kenapa Lightroom Tidak Bisa Mengimpor Foto. Setelah membaca artikel ini semoga Anda mengatasi cara gagal impor foto di Lightroom. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam pengetikan, mungkin itu dulu, semoga bermanfaat. Baca juga Rumus Lightroom Moody Dark, Black, Green Rumus Lightroom Outdoor Aesthetic Alam Cerah Rumus Lightroom Malam Hari Outdoor Keren Cara Membuat Tulisan atau Logo 3D di Pixellab Cara Mengatasi This App Will be … has Been Detected
Janganlupa :cendolbig:cendolbig nya gan Yang namanya fotografer jaman sekarang nggak bakal bisa lepas dari aplikasi image editor. Bukan mau manipulasi foto sih, tapi biasanya lebih banyak buat ngganti tone foto atau nyesuaiin sama keinginan klien. Dan sekarang udah makin banyak nih software di laptop atau PC yang bisa dipake buat ngedit foto.Lightroom CC adalah salah satu aplikasi editing foto yang populer digunakan oleh banyak orang, terutama fotografer. Namun, seringkali pengguna mengalami kendala saat ingin mengimpor foto ke dalam program tersebut. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda mungkin tidak bisa mengimpor foto ke Lightroom CC. 1. Format File Tidak Didukung Salah satu alasan utama mengapa Anda tidak bisa mengimpor foto ke Lightroom CC adalah karena format file yang tidak didukung. Lightroom hanya mendukung beberapa jenis file, seperti JPEG, RAW, dan TIFF. Jika Anda mencoba mengimpor file dengan format yang tidak didukung, Anda akan mendapatkan pesan kesalahan. 2. Foto Tidak Ada di Lokasi yang Benar Lightroom CC akan mencari foto di lokasi yang telah ditentukan. Jika foto tidak ada di lokasi yang benar, maka Lightroom tidak akan dapat menemukannya. Pastikan bahwa foto yang ingin Anda impor berada di tempat yang benar. 3. Kapasitas Penyimpanan Tidak Cukup Jika kapasitas penyimpanan komputer atau perangkat Anda hampir penuh, Lightroom CC mungkin tidak bisa mengimpor foto. Pastikan bahwa Anda memiliki cukup ruang penyimpanan yang tersedia. 4. Versi Lightroom CC Tidak Kompatibel dengan Sistem Operasi Sistem operasi yang digunakan juga dapat mempengaruhi kemampuan Lightroom CC untuk mengimpor foto. Jika versi Lightroom CC yang Anda gunakan tidak kompatibel dengan sistem operasi yang ada di komputer atau perangkat Anda, maka Anda mungkin mengalami masalah saat mengimpor foto. 5. Masalah dengan Database Lightroom CC Database Lightroom CC yang rusak atau korup juga dapat menyebabkan masalah saat mengimpor foto. Pastikan bahwa database Lightroom CC Anda berfungsi dengan baik dan tidak rusak. Jika tidak, Anda mungkin perlu memperbaikinya atau membuat database yang baru. 6. Masalah dengan Koneksi Internet Jika Lightroom CC tidak dapat terhubung ke internet, maka Anda mungkin tidak bisa mengimpor foto. Pastikan bahwa koneksi internet Anda berfungsi dengan baik dan stabil. 7. Foto Terlalu Besar Jika foto terlalu besar, Lightroom CC mungkin tidak bisa mengimpor foto. Pastikan bahwa ukuran foto tidak terlalu besar dan sesuai dengan kapasitas penyimpanan komputer atau perangkat Anda. 8. Masalah dengan Ruang Warna Lightroom CC hanya mendukung beberapa jenis ruang warna. Jika foto yang ingin Anda impor menggunakan ruang warna yang tidak didukung oleh Lightroom CC, maka Anda mungkin mengalami masalah saat mengimpor foto. 9. Masalah dengan Izin Akses Jika Anda tidak memiliki izin akses untuk membuka foto atau folder tertentu, maka Lightroom CC tidak akan dapat mengimpor foto. Pastikan bahwa Anda memiliki izin akses yang cukup untuk membuka foto atau folder yang ingin Anda impor. 10. Masalah dengan Versi Lightroom CC Jika versi Lightroom CC yang Anda gunakan sudah usang atau tidak didukung, maka Anda mungkin mengalami masalah saat mengimpor foto. Pastikan bahwa Anda menggunakan versi Lightroom CC yang terbaru dan didukung. Itulah beberapa alasan mengapa Anda mungkin tidak bisa mengimpor foto ke Lightroom CC. Dalam banyak kasus, masalah ini dapat diatasi dengan memperbaiki masalah yang muncul. Namun, jika masalah tetap berlanjut, Anda mungkin perlu menghubungi dukungan pelanggan Lightroom CC untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
translation by you can also view the original English article Dalam rangkaian tutorial ini saya membimbing Anda melalui cara membuat alur kerja yang solid untuk bekerja dengan gambar Anda di Adobe Lightroom. Seri ini mencakup setiap langkah, mulai dari mengunduh gambar dari kartu memori hingga mengirimkan gambar ke klien dan membuat arsip fotografi Anda. Dalam tutorial ini kita akan fokus mengatur folder gambar dan proses import. Tujuannya adalah untuk mengatur alur kerja Anda sehingga koleksi Anda selalu terorganisir dengan baik dan aman dari kehilangan data. Meskipun seri kami akan berfokus pada perangkat alur kerja favorit saya - Adobe Lightroom - prinsip tersebut dapat diterapkan terlepas dari pilihan perangkat lunak Anda. Fotografer cenderung berfokus pada bagian pembuatan gambar dari alur kerja mereka, mengabaikan langkah penting tahap pengaturan data. Ini adalah bagian alur kerja fotografer yang paling diabaikan di Adobe Lightroom. Penerapan Terbaik Pengaturan Data Citra digital kita sangat berharga bagi kita, namun pengaturan komputer kita seringkali tidak mencerminkan hal itu. Pada akhir tutorial ini alur pengelolaan data Anda akan jelas dan aman. Merancang skema data yang padu terdiri atas tiga kata "S" structure struktur, storage penyimpanan, dan safety keamanan. Ketiga prinsip ini akan memastikan gambar kita disimpan sedemikian rupa sehingga membuat mereka tetap aman dan teratur. Struktur Ketika saya memikirkan struktur koleksi gambar, saya memikirkan cara mereka diatur dalam perangkat keras komputer. Sebelum mengatur ulang, koleksi gambar saya berantakan. Saya memiliki fail gambar berserakan di folder komputer saya, yang terletak di seluruh perangkat keras. Masalah dengan hal ini adalah sederhana ketika tiba saatnya untuk membuat cadangan atau memindahkan gambar saya kesempatan untuk menghadap ke beberapa sangat tinggi. Bila Anda telah meninggalkan gambar Anda ada di seluruh rumah digital Anda, Anda hampir pasti akan melupakan beberapa dari mereka. Saya sangat percaya bahwa struktur terbaik adalah memberi nama folder gambar Anda sesuai dengan tanggalnya. Mengatur folder menjadi serangkaian folder Tahun / Bulan / Tanggal adalah sistem pilihan saya. Saya mengambil pendekatan sederhana dan terstruktur untuk mengatur fail gambar saya. Ada folder untuk setiap tahun saya telah menangkap gambar, dan kemudian folder di dalamnya untuk setiap tanggal yang saya miliki untuk file gambar. Sementara beberapa fotografer mungkin menginginkan lebih banyak kontrol dalam memberi nama folder berdasarkan acara, saya lebih memilih sistem ini karena mudah dipelihara; Saya lebih suka semua gambar disalin ke perangkat keras dan kemudian menjelajahinya di satu isu yang diangkat beberapa fotografer terkait dengan struktur ini adalah bahwa gambar tersebut tidak disebutkan namanya atau disusun secara berarti. Sebenarnya, saya mengerti sepenuhnya ini karena begitulah koleksi saya dulu muncul; Saya ingin memberi nama folder saya sesuai dengan kejadian gambar di dalamnya. Metode alternatif adalah menambahkan nama tangkapan pada impor. Dengan opsi impor Lightroom, Anda dapat dengan mudah membuat template penamaan yang disesuaikan untuk menyertakan teks yang Anda tetapkan. Jika Anda mencari makna lebih dalam nama fail Anda, ini adalah cara mudah untuk mengaturnya. Dulu, saya telah menambahkan metode penamaan ini ke klien fotografi pernikahan, termasuk nama mempelai wanita dan laki-laki dalam file. Memang benar bahwa mengatur gambar Anda dengan tanggal penangkapan bisa melewati penamaan "bermakna", tapi saya tidak menganggap ini sebagai masalah; Sebagai gantinya saya menambahkan data acara saat menambahkan gambar ke Lightroom. Dalam hal penamaan dan penyimpanan, saya hanya mencatat tanggal penangkapan di nama fail. Untuk pernikahan - yang merupakan jenis klien utama saya - saya dapat menambahkan nama klien ke nama fail, namun saya tetap berpegang pada skema penamaan tanggal. Pada opsi import Lightroom, salah satu panel yang paling kuat adalah panel File Renaming yang memungkinkan nama fail yang telah disesuaikan diterapkan saat gambar sedang disalin. Untuk menuju pada pembentuk template Lightroom yang hebat, pilih Edit dari menu yang terbuka ke bawah pada Template di tangkapan layar ini. Editor template nama fail Lightroom adalah alat yang sangat hebat yang mengendalikan pengaturan nama fail kita. Pilihan kotak dan menu yang terbuka ke bawah di bagian bawah jendela ini memungkinkan kita untuk menambahkan bagian-bagian dari template ke nama file. Kita dapat menambahkan nama file, penomoran, dan pilihan teks yang dapat disesuaikan, dengan pratinjau yang ditunjukkan di "Contoh". Menyimpan preset ini akan menyimpan skema penamaan untuk gambar masa datang untuk menamai fail Anda, ada sejumlah sistem yang dapat Anda terapkan. Seperti disebutkan di atas, Anda dapat menerapkan skema penamaan sederhana berdasarkan pada hari dan waktu pengambilan gambar, sehingga informasi tentang pengambilan gambar ditambahkan melalui metadata. Penyimpanan Penyimpanan gambar juga kunci untuk melindungi keberadaannya. Dalam dunia yang sempurna, kita mempraktekkan "pemisahan data" dengan menjaga agar sistem operasi tetap terpisah dari data kita. Di komputer pengeditan utama saya, saya memiliki dua perangkat SSD, atau solid state disk, menampung sistem operasi komputer saya, dan perangkat keras lain menyimpan data saya, termasuk foto. Saya menyadari, bagaimanapun, bahwa banyak fotografer telah pindah ke pengaturan mobile sepenuhnya dan menggunakan laptop sebagai komputer utama mereka. Hal ini membuat pemisahan data sedikit lebih tidak praktis, mengingat Anda tidak dapat menambahkan perangkat lain dengan mudah. Lightroom juga, meskipun, bekerja dengan gambar yang tersimpan pada perangkat keras eksternal dengan baik. Perangkat USB 3 lebih dari cukup cepat untuk mengedit gambar. Jika Anda adalah road warrior, perangkat eksternal yang tangguh dan cepat adalah pilihan tepat untuk penyimpanan pekerjaan jangka pendek Anda. Jika Anda menggunakan perangkat eksternal ekstra hati-hati untuk membuat cadangan perangkat portabel Anda saat kembali ke rumah. Saya mencoba untuk tidak menghapus gambar dari kartu memori saya sampai saya tahu fail-fail tersebut disimpan dengan aman. Perangkat eksternal tidak masuk akal bisa hilang, rusak, atau rusak dengan mudah. Laptop dan perangkat eksternal hanya untuk penyimpanan sementara. Keamanan Melindungi integritas koleksi gambar Anda sangat penting. Kita semua telah diajarkan tentang inti dari backups, tapi begitu banyak dari kita yang menghindari mereka. Jangan. Kita telah mengkonsolidasikan data kita backups lebih mudah dari sebelumnya. Pada akhirnya, saya berpikir bahwa backups bukan tentang perangkat lunak yang Anda gunakan untuk membuatnya; mereka tentang mengitari tanggal di kalender Anda dan berkomitmen untuk membuatnya. Tetapkan waktu untuk memulai sebelum Anda pergi tidur atau memulai pekerjaan lain dan proses backups akan benar-benar alami. Pada akhirnya, saya berpikir bahwa backups bukan tentang perangkat lunak yang Anda gunakan untuk membuatnya; tentang mengitari tanggal di kalender Anda dan berkomitmen untuk membuatnya. Cara favorit saya untuk backups mungkin adalah sistem yang paling sederhana yang bisa dibayangkan sebulan sekali, saya memasang perangkat keras eksternal dan menyeret dan melepas keseluruhan folder "Pictures" ke perangkat keras eksternal. Sesederhana itu Saya menghabiskan waktu setelah memverifikasi bahwa semua gambar disalin, dan itu memenuhi kebutuhan saya untuk memastikan cadangan yang aman. Saya menyimpan pengingat kalender di telepon saya agar ingat untuk membuatnya menjadi salinannya. Target eksternal favorit saya untuk backups adalah pengaturan perangkat keras RAID 1. Ini adalah pengaturan perangkat keras "cermin" di mana dua perangkat fisik digunakan dengan setiap perangkat yang berisi data yang sama. Jika satu perangkat mati atau menghadapi masalah, data tetap aman dan utuh di perangkat yang lain. DiskStation Synology ini adalah bagian penting dari alur kerja saya karena kemampuannya untuk mengamankan data saya. Sebagai perangkat keras eksternal RAID 1, “rumah” ini memiliki dua perangkat keras 1 terabyte. Perangkat keras ditunjukkan sebagai satu perangkat di komputer saya dengan 1 terabyte ruang penyimpanan yang dapat digunakan. Setiap perangkat menyimpan salinan tanggal yang pasti, memastikan keamanannya. Jika satu perangkat mati atau malfungsi, saya dapat dengan mudah menggantinya dan memastikan bahwa data tersimpan dengan aman pada perangkat yang Anda menggunakan desktop Anda bisa melakukan backup dalam hitungan jam atau satu malam ke perangkat yang terhubung, secara otomatis, dan kemudian Anda bahkan tidak perlu mengingatnya, itu baru saja selesai. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang penjadwalan dan mengotomatisasi backup Anda di artikel ini untuk Tuts + juga. Selanjutnya, pertimbangkan untuk menyimpan perangkat keras di luar kantor untuk mendapatkan lapisan keamanan data tambahan. Saya memindahkan koleksi saya ke Dropbox saat mereka mulai menjual 1 terabyte 1000 gigabyte dengan harga yang sama dengan yang saya bayar 100 gigabyte. Gambar saya disimpan di dua tempat perangkat keras di tempat dan Dropbox. Ada juga beberapa layanan bersaing yang patut dipertimbangkan, termasuk dan Amazon Glacier, Google Drive, Backblaze dan pendatang baru BitTorrent Sync, yang menggunakan jaringan komputer Anda sendiri dan bukan server perusahaan. Jangan lupakan dukungan katalog Lightroom. Anda mungkin telah berkali-kali menggerutu membuat cadangan katalog saat keluar dari Lightroom, tapi Anda mungkin sudah sering melewatkannya. Jangan lupa untuk membuat cadangan katalog Lightroom Anda. Pesan ini akan sering muncul saat Anda keluar dari Lightroom. Pastikan Anda menyimpan katalog secara berkala, idealnya untuk perangkat yang berbeda dari tempat katalog Anda Mendapatkan gambar dari kartu memori Anda ke komputer bisa dilakukan dengan berbagai cara, namun saya menganjurkan penggunaan Lightroom, dan hanya Lightroom. Ada beberapa alasan utama untuk ini mengganti nama, menyortir, dan menerapkan profil gambar. Ingat sistem organisasi yang kita bahas tadi? Kita bisa mengotomatiskan proses penggantian nama dengan Lightroom sehingga semua fail yang kita import secara otomatis mengikuti struktur kita. Editor template nama file Lightroom adalah alat yang sangat hebat yang mengendalikan kustomisasi nama file kita. Pilihan Kotak dan menu yang dapat terbuka ke bawah di bagian bawah jendela ini memungkinkan kita untuk menambahkan bagian-bagian dari template ke nama file. Kita dapat menambahkan nama file, penomoran, dan pilihan teks yang dapat disesuaikan, dengan pratinjau yang ditunjukkan di "Example". Menyimpan preset ini akan menyimpan skema penamaan untuk gambar ini lebih unggul karena terintegrasi sepenuhnya di Lightroom. Menggunakan beberapa aplikasi mungkin untuk seluruh proses gambar membantu menciptakan alur kerja yang lebih halus. Pengaturan Saat kita mulai menarik gambar ke Lightroom, program akan menerapkan camera profiles profil kamera ke gambar. Profil kamera ini adalah rangkaian pengaturan yang dirancang untuk mempengaruhi cara gambar RAW diproses dari kamera. Dengan beberapa pilihan berbeda, ada profil yang sesuai dengan alur kerja yang berbeda tergantung kebutuhan Anda. Saya telah membagi ini menjadi dua kategori alur kerja alur kerja yang dipercepat, dan alur kerja gambar terbaik. “Mempercepat” Dalam pendekatan alur kerja yang dipercepat, tujuan kita sederhana memperbaiki gambar kita dengan kecepatan alur kerja dalam pengerjaannya. Kita berfokus pada pemrosesan gambar dalam jumlah yang besar dan membawanya ke klien dengan cepat. Lightroom unggul dalam hal ini. Sebenarnya, Lightroom dikonfigurasi di luar kebiasaan dengan jenis alur kerja ini yang disukai. Secara default, Lightroom akan menerapkan profil Adobe Standard, yang sangat bagus untuk alur kerja yang dipercepat. Untuk mengubah profil kamera, cari panel "Camera Calibration" dalam modul Develop. Di sini, Anda dapat melihat profil yang sesuai dipilih untuk alur kerja gaya yang dipercepat, profil "Standar Adobe"."Gambar Terbaik" Sedangkan alur kerja yang dipercepat akan mendukung pemrosesan cepat dan pengiriman gambar jadi yang cepat, alur kerja gambar terbaik mungkin akan menyukai presisi dan kesempurnaan gambar jadi yang sesuai untuk pencetakan pembesaran. Alur kerja ini diarahkan pada akhirnya meninggalkan Lightroom untuk melakukan penyesuaian dengan baik dalam sebuah program, seperti Photoshop, yang menawarkan kontrol lebih. Dalam alur kerja gambar terbaik, pilih profil kamera yang berbeda pada import. Profil yang tersedia akan bervariasi dari kamera ke kamera, namun biasanya ada profil neutral atau faithful yang akan membuat gambar Anda tetap netral dan kontras lebih rendah. Pilih satu profil profil ini, dan patuhi. Faithful of neutral profil akan membuat gambar Anda terlihat agak rata, tapi ini sebenarnya bermanfaat. Melihat gambar yang lebih linier dan tidak diproses, Anda dapat dengan jelas mengevaluasi pekerjaan Anda dari sudut pandang kualitas gambar dan teknis. Setelah Anda melakukan koreksi terhadap gambar netral Anda, Anda bisa memutuskan bagaimana membuatnya terlihat bagus. Pada akhirnya, alur kerja ini adalah tentang melakukan koreksi dasar, seperti white balance dan highlight recovery, dengan angka sebelum mengirim gambar untuk penyesuaian dan pemrosesan rinci di Photoshop atau aplikasi lainnya. Apakah pendekatan Anda adalah mendorong gambar ke klien dengan cepat dan dalam batch atau gambar sempurna untuk dicetak, ada alur kerja di Lightroom yang sesuai dengan kebutuhan kita. Sebagian besar ini terkait dengan profil yang kita pilih, jadi pilih sesuai dengan kebutuhan alur kerja Anda. Penutup Bagian pertama dari rangkaian alur kerja digital kita berfokus pada bagian paling tidak menarik - tapi mungkin yang paling penting - menciptakan sebuah sistem. Anda mungkin tidak merasa telah menyelesaikan banyak hal dengan membicarakan penyiapan fail dan penyimpanan data, namun sangat penting bagi alur kerja. Pada akhirnya, menyiapkan bagian proses ini dengan benar memastikan keamanan dan kegunaan data kami adalah prioritas utama.
1. Pada toolbar Lightroom pilih FILE kemudian pilih Import Photos and Videos. Anda juga bisa menekan CTRL + SHIFT + I untuk shortcutnya. 2. Nanti akan muncul jendela dialog baru, silakan pilih device tempat foto disimpan yang akan dimasukkan ke dalam Adobe Lightroom. 3.