yangberarti menggabungkan sesuatu dengan yang lain. Pendapat tersebut menurut . Subkhi Salih; Imam Asy-Syaf'i; Syeikh Abdul Qodir Jaelani ; Syeikh Muhammad khudari Beik ; Al-Asy'ari dan beberapa golongan lain; Pembahasan: Kata Qur'an berasal dari lafaz ููุฑููู yang berarti menggabungkan sesuatu dengan yang lain. Pendapat tersebut๏ปฟAL-QURAN ; WAHYU DAN KALAM ALLAH Makalah Disampaikan dalam forum seminar kelas Mata Kuliah PDPI I Oleh Syakkar Lakka NIM Dosen Pembimbing PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA UMI-MAKASSAR 2004 AL-QURโAN WAHYU DAN KALAM ALLAH Oleh H. Abu Syakkar Lakka I. PENDAHULUAN A. Latarbelakang Masalah Al-Quran adalah kalamullah firman Allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw. melalui perantaraan Malaikat Jibril dan disampaikan kepada ummat manusia untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan di dunia ini. Al-Quran yang dikenal nama al-Kitab[1], di dalamnya terdapat berbagai petunjuk bagi orang yang bertaqwa dan tidak diragukan kebenerannya.[2] Dan juga di dalam al-Quran terdapat ayat-ayat mengenai keimanan, ketaqwaan, keadilan, kearifan dan sebagainya, selain itu terdapat pula ayat yang menyangkut masalah kekafiran, kefasikan, kedhaliman, kemunafikan dan kedurhakaan dan sebagainya. Allah swt, menamai kitab yang diturunkan-Nya kepada Nabi Muhammad saw. untuk disampaikan kepada seluruh ummat manusia, dengan beberapa nama. Di antaranya yang popular, ialah al-Kitab dan al-Quran.[3] Oleh karena itu, penulis akan membahas makalah tentang โAl-Quran ; Wahyu dan Kalam Allahโ. B. Rumusan Masalah Berdasarkan keterangan diatas, maka penulis mengajukan beberapa masalah yang akan dibahas dalam makalah ini, sebagai berikut 1. Apa makna al-Qurโan, wahyu dan ilham ? 2. Bagaimana cara diturunkan al-Quran ? 3. Bagaimana kedudukan al-Qurโan sebagai Kalam Allah swt. ? 4. Apa nama lain al-Qurโan ? 5. Bagaimana kandungan pokok al-Qurโan ? II. PEMBAHASAN A. Pengertian al-Qurโan al-Qurโan menurut epiestimologi berakar kata dari ู โ ุฑ โ ุฃ yang mempunyai arti mengumpulkan. Sedangkan ุงููุฑุงุกุฉ berarti ุถู ุงูุญุฑูู ูุงูููู ุงุช ุจุนุถูุง ุงูู ุจุนุถ ูู ุงูุชุฑุชูู Artinya Menggambarkan huruf-huruf dan kata-kata sebahagian kepada sebahagian lainnya dalam susunan/bacaan.[4] Al-Quran pada dasarnya seperti ุงููุฑุขู , merupakan mashdar dari ูุฑุฃ ูุฑุฆุฉ ูุฑุขูุง atau ูุฑุขุชู yang merupakan mashdar atas timbangan wazan โููุนููุงููโ [5] Abd. Al-Shabur Syahim meberikan definisi tentang al-Qurโan ุงููููุฑูุขู ูููุงู ู ู ุงูููู ุงููู ูููุฒูููู ุนูููู ููููุจู ู ุญู ุฏ ุตูู ุงููู ุนููู ู ุณูู ุจูุณุงุทุฉ ุงููุญู โ ุฑูุญ ุงููุฏุณ โ ู ูุฌู ุง ูู ุดูู ุขูุงุช ูุณูุฑ ุฎูุงู ูุชุฑุฉ ุงูุฑุณุงูุฉ ุซูุงุซ ู ุนุดุฑูู ุณูุฉ ู ุจุฏูุกุง ุจูุงุชุญุฉ ุงููุชุงุจ ู ุญููู ุง ุจุณูุฑุฉ ุงููุงุณ ู ููููุง ุจุงุงูุชูุงุชุฑ ุงูู ุทูู ุจุฑูุงูุง ู ุนุฌุฒุง ุนูู ุตุฏู ุฑุณุงูุฉ ุงูุฅุณูุงู Artinya al-Qurโan adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Muhammad saw dengan perantaraan wahyu melalui ruh al-Qudus Jibril yang tersusun dalam bentuk ayat-ayat dan surah-surah. Seputar patrah risalah ยฑ 23 Tahun yang dimulai dengan surah al-Fatihah dan diakhiri dengan surat al-Naas yang diriwayatkan secara mutawatir yang merupakan mukjizat dan dalil-dalil atas kebenaran risalah Islam.[6] Al-Asyโary yang dikutip Hasbi as-Shiddieqy, mengemukakan bahwa lafadz al-Quran diambil dari lafadz โqaranaโ yang berarti menggabungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain. Kemudian lafadz Quran itu dijadikan nama Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi-Nya. Dinamai wahyu Tuhan ini dengan al-Quran, mengingat bahwa surat-suratnya, ayat-ayatnya dan huruf-hurufnya, beriring-iringan dan yang satu digabungkan kepada yang lainnya.[7] Untuk memperoleh pengertian yang bernash bagi kalimat โQuranโ, dapat diperhatikan maknanya serta cara al-Quran sendiri mempergunakan kalimat tersebut. Seperti dalam QS. al-Qiyamah75 16, 17, 18, yang berbunyi ููุง ุชูุญูุฑูููู ุจููู ููุณูุงูููู ููุชูุนูุฌููู ุจููู ุฅูููู ุนูููููููุง ุฌูู ูุนููู ููููุฑูุกูุงูููู ููุฅูุฐูุง ููุฑูุฃูููุงูู ููุงุชููุจูุนู ููุฑูุกูุงูููู Terjemahnya Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk membaca Al Qurโan karena hendak cepat-cepat menguasai nya. Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya di dadamu dan membuatmu pandai membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.[8] Menurut lahir makna ayat tersebut, lafadz โQuranโ diartikan โbacaanโ, yakni Quran ialah kalamullah yang dibaca berulang-ulang oleh manusia. Selain ayat tersebut, masih terdapat ayat-ayat memakai makna al-Quran sebagai bacaan, seperti Dalam QS al-Baqarah 2 185 Dalam QS al-Hijr 15 87 Dalam QS Thaha 20 2 Dalam QS al-Naml 27 6 Dalam QS al-Ahqaf 46 29 Dalam QS al-Waqiโah 56 77 Dalam QS al-Hasyr 59 21 Dalam QS al-Dahr/al Insan 76 23.[9] B. Pengertian Wahyu Wahyu menurut bahasa adalah isim mashdar yang berarti sesuatu yang diwahyukan dengan maksud mengemukakan sesuatu secara sembunyi dan rahasia dan lebih umum berupa isyarat atau kitabah/tulisan atau risalah.[10] Al-Syekh Muhammad Abd. Al-Adzim al-Syarqani memberikan definisi wahyu menurut syarโI, bahwa Allah swt. memberitahukan kepada hambanya yang menjadi pilihannay segala sesuatu yang diinginkan dari berbagai macam bentuk hidayah dan ilmu dengan cara rahasia tersembunyi yang bukan kebiasaan manusia.[11] Di dalam al-Quran terdapat lafadz wahyu dan lafadz yang diambil diisytiqaq daripadanya, kira-kira tujuh puluh kali dan dipakai dengan beberapa arti. Dalam QS. Maryam ayat 11 kata wahyu dipakai dengan arti โisyaratโ. Dalam QS al-Anโam ayat 121 kata wahyu dipakai dengan arti โperundingan-perundingan yang jahat dan bersifat rahasiaโ Dalam QS an-Nahl ayat 68 kata wahyu dipakai dengan arti โilhamโ yang bersifat tabiat. Dalam QS al-Qashash ayat 7, kata wahyu dipakai dengan arti โilhamโ yang diberikan diilhamkan kepada selain dari Nabi Muhammad saw. dan selain dari malaikat.[12] C. Pengertian Ilham Rajab bin Ibrahim bin Abd. Al-Azis Shaqar memberikan pengertian tentang ilham, yaitu bahwa Allah mengungkapkan suatu makna tertentu ke dalam jiwa hati Nabi dengan melalui ucapanNya yang merupakan ilmu darun tidak dapat dihindari dan tidak perlu diragukan. Dengan demikian, ilham adalah merupakan ilmu pemberian yang dimaksudkan oleh Allah ke dalam jiwa secara tiba-tiba tanpa mukaddimah. Ilham adalah bahagian dari wahyu. [13] Ilham ialah menuangkan suatu pengetahuan ke dalam jiwa yang diminta supaya dikerjakan oleh yang menerimanya dengan tidak lebih dahulu dilakukan ijtihad dan menyelidiki hujjah-hujjah agama. Yang demikian itu terkadang diperoleh dengan jalan kasyaf dan terkadang diperoleh dengan tidak memakai perantaraan malaikat menurut cara yang tertentu yang Tuhan pergunakan beserta tiap-tiap maujud. Adapun wahyu, maka dia diperoleh dengan perantaraan โmalakโ karena itu tidak dinamai hadits-hadits Qudsi dengan wahyu, walaupun dia Kalam Allah juga.[14] D. Cara pewahyuan al-Qurโan Adapun cara-cara pewahyuan al-Qurโan adalah 1. Malaikat Ibril menampakkan dirinya kepada Rasulullah saw. dalam bentuk aslinya hal ini hanya terjadi dua kali disebabkan karena kekuatan Rasulullah sebagai manusia tidak sanggup untuk selalu melihat malaikat Jibril dalam bentuk aslinya dan ini merupakan suatu hikmah dari Allah kepada Rasulullah saw. Dalam QS. Al-Najm 13-14, Allah swt, berfirman ููููููุฏู ุฑูุขูู ููุฒูููุฉู ุฃูุฎูุฑูู ุนูููุฏู ุณูุฏูุฑูุฉู ุงููู ูููุชูููู Terjemahnya Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu dalam rupanya yang asli pada waktu yang lain, yaitu di Sidratil Muntaha.[15] Diriwayatkan dari at-Tirmidzi dari Aisyah bahwasanya dia berkata rasulullah tidak melihat malaikat Jibril dalam bentuk aslinya kecuali dua kali sewaktu di sidratul muntaha dan di jiyad suatu tempat di kota Makkah baginya Jibril 600 sayap yang menutupi ufuk.[16] 2. Malaikat Jibril datanga menyampaikan wahyu berupa bentuk seorang laki-laki kepada Nabi Muhammad saw. dengan mengucapkan kata-kata sehingga beliau mengetahui dan hafal benar kata-kata tersebut. Kadang datang kepada Rasulullah menyerupai sahabat yang ganteng namanya Dihyah al-Kalaby dan para sahabat yang hadir melihatnya dan mendengarkan perhatiannya akan tetapi para sahabat tidak mengetahuinya kalu yang datang adalah malaikat Jibril kecuali dari Rasulullah.[17] 3. Kadang datang dalam bentuk malaikat dan tidak seorangpun yang melihatnya termasuk Rasulullah saw. akan tetapi Nabi saw. mendengarkannya. Hal ini seperti gemerincingan lonceng di telinga bagi yang mendengarnya dan ini merupakan yang paling berat bagi Rasulullah saw. dalam penyampaian itu, Allah swt. telah berfirman dalam QS. 42 51, tentang cara pewahyuan al-Quran, yang berbunyi ููู ูุง ููุงูู ููุจูุดูุฑู ุฃููู ูููููููู ููู ุงูููููู ุฅููููุง ููุญูููุง ุฃููู ู ููู ููุฑูุงุกู ุญูุฌูุงุจู ุฃููู ููุฑูุณููู ุฑูุณููููุง ูููููุญููู ุจูุฅูุฐููููู ู ูุง ููุดูุงุกู ุฅูููููู ุนูููููู ุญููููู ู Terjemahnya Dan tidak ada bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan malaikat lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. [18] E. al-Qurโan sebagai Kalam Allah Sebagaimana telah diuraikan bahwa al-Quran merupakan Kalam Allah swt. yang merupakan mukjizat bagi Nabi Muhammad saw. dan yang ditulis di mushaf dan diriwayatkan secara mutawatir serta membacanya adalah suatu ibadah. Dengan demikian dapat dipahami bahwa Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi-Nabi sebelum Nabi Muhammad saw. tidak dinamakan al-Quran, seperti Kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa as, Kitab Dzabur yang diturunkan kepada Nabi Daud as, dan Kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa as., tidak dianggap sebagai ibadah apabila membacanya. Demikian pula hadits Qudsi, ia adalah Kalam Allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw, tidak pula dinamai al-Quran, sehingga membacanya tidak dianggap sebagai ibadah.[19] Jadi al-Quran sebagai Kalamullah adalah suatu kitab suci yang apabila membacanya merupakan suatu ibadah F. Nama al-Qurโan 1. al-Qurโan yang berarti bacaan. Dalam Al-Qiyamah 17-18, Allah swt. berfirman sebagai berikut ุฅูููู ุนูููููููุง ุฌูู ูุนููู ููููุฑูุกูุงูููู ููุฅูุฐูุง ููุฑูุฃูููุงูู ููุงุชููุจูุนู ููุฑูุกูุงูููู Terjemahnya Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya di dadamu dan membuatmu pandai membacanya. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.[20] 2. al-Kitab yang berarti mengumpulkan, dinamakan al-Kitab karena mengandung berbagai macam jenis dari kisah-kisah, hukum-hukum dan berita secara khusus. [21] 3. al-Furqan yang berarti โpembedaโ, dianamakan al-Furqan sebab membedakan antara yang baik dan bathil, muslim dan kafir dan muโmin dan munafik. 4. al-Dzikr yang berarti โperingatanโ dinamakan al-Dzikr karena di dalam al-Qurโan megandung tentang peringatan, nasehat dan berita-berita umat terdahulu.[22] Di samping nama-nama tersebut yang mashur, al-Qadhi Abu al-Maak Uzaizi bin Abd. Al-Malik menyatakan bahwa Allah menamakan al-Qurโan dengan 55 nama. Antara lain adalah 1. Kalam al-Taubah 6 6. Mauidzah Yunus 57 2. Nur al-Nisaa 174 7. Karim al-Waqiah 77 3. Rahmatan Yunus 57 8. Hakim Yunus 1-2 4. Hudan Lukman 3 9. Mubarak Shad 29 5. Syifaa al-Israโ 82 10. Dll.[23] G. Pokok-Pokok Kandungan Al-Quran Al-Quran diturunkan untuk menjadi pegangan bagi ummat manusia yang ingin mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Tidak diturunkan hanya untuk suatu ummat atau untuk satu abad, tetapi untuk seluruh ummat manusia dan untuk sepanjang masa, karena itu luas ajarannya adalah sama dengan luasnya ummat manusia. Al-Quran mengajarkan supaya manusia tetap suci, tetapi tidak dengan jalan dikebiri. Manusia harus berbakti kepada Tuhan, tetapi jangan menjadi rahib. Manusia harus berendah hati, tetapi jangan melupakan harga diri. Manusia dapat menggunakan hak-haknya, tetapi dengan tidak mengganggu hak orang lain. manusia diwajibkan mendaโwahkan agama, tetapi dengan cara bijaksana.[24] Dalam QS Al-Baqarah 2 2, 3, 4 ditegaskan ุฐููููู ุงููููุชูุงุจู ููุง ุฑูููุจู ููููู ููุฏูู ููููู ูุชููููููู ุงูููุฐูููู ููุคูู ูููููู ุจูุงููุบูููุจู ูููููููู ูููู ุงูุตููููุงุฉู ููู ูู ููุง ุฑูุฒูููููุงููู ู ููููููููููู ููุงูููุฐูููู ููุคูู ูููููู ุจูู ูุง ุฃูููุฒููู ุฅููููููู ููู ูุง ุฃูููุฒููู ู ููู ููุจููููู ููุจูุงููุขุฎูุฑูุฉู ููู ู ูููููููููู Tewrjemahnya Kitab Al Qurโan ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman kepada Kitab Al Qurโan yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat.[25] Ayat tersebut di atas mengandung 5 perinsip, yaitu percaya kepada yang gaib, yaitu kepada Allah swt. dan kepada Malaikat-Nya. Percaya kepada wahyu yang diturunkan oleh Allah. Percaya kepada adanya hari akhirat. Mendirikan sholat. Dan Menafkahkan sebagian dari rezki yang dianugerahkan kepadanya oleh Allah swt. III. PENUTUP/KESIMPULAN Setelah membahas tentang Al-Quran Wahyu dan kalam Allah, penulis dapat mengemukakan kesimpulan sebagai berikut 1. Al-Quran kalamullah yang dibaca berulang-ulang oleh manusia. 2. Wahyu adalah pemberitahuan oleh Allah swt, kepada hambanya tentang segala sesuatu yang diinginkan dari berbagai macam bentuk hidayah dan ilmu dengan cara rahasia tersembunyi yang bukan kebiasaan manusia. 3. Ilham ialah menuangkan suatu pengetahuan ke dalam jiwa yang diminta supaya dikerjakan oleh yang menerimanya dengan tidak lebih dahulu dilakukan ijtihad dan menyelidiki hujjah-hujjah agama. 4. Cara al-Quran diturunkan adalah Malaikat Jibril as a menampakkan dirinya, b berupa bentuk seorang laki-laki, c mengucapkan kata-kata sehingga beliau mengetahui dan hafal benar kata-kata tersebut, d menyerupai sahabat yang ganteng bernama Dihyah al-Kalaby. e kadang-kadang tidak seorangpun yang melihatnya termasuk Rasulullah saw. akan tetapi Nabi saw. mendengarkannya. 5. al-Qurโan sebagai Kalam Allah adalah sebagai suatu kitab suci yang apabila membacanya merupakan suatu ibadah 6. Nama-nama al-Qurโan adalah bacaan, al-Kitab, al-Furqan, al-Dzikr, 7. Pokok-Pokok Kandungan Al-Quran adalah mengajarkan supaya manusia tetap suci, tetapi tidak dengan jalan dikebiri. Manusia harus berbakti kepada Tuhan, tetapi jangan menjadi rahib. Manusia harus berendah hati, tetapi jangan melupakan harga diri. Manusia dapat menggunakan hak-haknya, tetapi dengan tidak mengganggu hak orang lain. manusia diwajibkan mendaโwahkan agama, tetapi dengan cara bijaksana. DAFTAR PUSTAKA
About Us Contact Us Disclaimer Privacy Policy Sample Page Terms and Conditions Tekno Indogo Tempat Untuk Bagi Soal Mencari Jawaban Breaking News Pada tanggal berapa PPKI mengesahkan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia? Berapa frekuensi antena pada sebuah access point WiFi Yang bukan merupakan tahapan dari proses pemasaran adalah? Sikap dasar dan langkah kuda-kuda yaitu? Nilai utama yang dapat dipetik dari peristiwa Sumpah Pemuda adalah? Berikut ini yang bukan tanda akan turun hujan adalah? Kelompok sosial yang terdiri dari individu-individu yang memiliki ketertarikan yang sama disebut? Peran pemerintah yang mengharuskan perusahaan lokal melibatkan masyarakat sekitar sekurang โ kurangnya 60% untuk bekerja di perusahaan tersebut merupakan bukti adanya fungsi pemerintah sebagai? Pernyataan di bawah ini yang merupakan contoh antara kitab-kitab Allah yang satu dengan yang lainnya memiliki keterkaitan, kecuali? Gambar di bawah ini menunjukkan adanya. di dalam masyarakat yang berbeda adat dan istiadat? Home/Mencari Jawaban/Yang berarti ลmenggabungkan sesuatu dengan yang lainย adalah lafaz? administrator May 9, 2022 Mencari Jawaban Leave a comment 1 Views Related Articles Pada tanggal berapa PPKI mengesahkan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia? November 15, 2022 Berapa frekuensi antena pada sebuah access point WiFi November 15, 2022 Yang bukan merupakan tahapan dari proses pemasaran adalah? November 15, 2022 Yang berarti ลmenggabungkan sesuatu dengan yang lainย adalah lafaz? Dijawab Oleh Admin Cari Jawaban About administrator Previous Orang Yang Melakukan Kegiatan Konsumsi? Next Surat Al โAlaq Terdiri Atas โฆ Ayat? Check Also Sikap dasar dan langkah kuda-kuda yaitu? Sikap dasar dan langkah kuda-kuda yaitu? Berdiri kuda-kuda Rileks Istirahat Berdiri kangkang Tegak Jawaban D. ... Read more Powered by WordPress Designed by TieLabs ยฉ Copyright 2023, All Rights Reserved
pembagianlafadz berdasarkan kejelasan maknanya. I. PENDAHULUAN. Syari'at Islam merupakan pada dasarnya adalah berasal dari Al-Qur'an dan Al-Hadist yang kemudian diperjelas dengan adanya perkembangan zaman yang begitu banyak terjadi suatu maalah baru yamg timbul dalam segala lapangan hidup,yang selanjutnya menuntut hukum dari peristiwa
50% found this document useful 2 votes3K views9 pagesDescriptionSebelum membuka jawaban di bawah ini, cari dulu jawabannya! Kamu akan menemukan ilmu yang lebih banyak lagi. Ingat! Belajar juga butuh perjuangan! Belajar bukan sekedar belajar, memenuhi kewajiban, apalagi untuk cari nilai! Kita belajar hanya untuk mencari Imu, menambah wawasan, dan taqwa kita kepada Allah SWT. Selamat Belajar, Semoga ilmumu bermanfaat, semoga Sukses Dunia-Akhirat!Copyrightยฉ ยฉ All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?50% found this document useful 2 votes3K views9 pagesAl Qur'an Hadist X PG & Kunci JawabanDescriptionSebelum membuka jawaban di bawah ini, cari dulu jawabannya! Kamu akan menemukan ilmu yang lebih banyak lagi. Ingat! Belajar juga butuh perjuangan! Belajar bukan sekedar belajar, memenuhi keโฆFull descriptionKataAlquran berasal dari kata lafaz yang berarti menggabungkan sesuatu dengan yang lain adalah pernyataan - 20615732 niya59 niya59 10.12.2018 B. Arab Jawabannya Kata Qur'an berasal dari lafaz ููุฑููู yang berarti menggabungkan sesuatu dengan yang lain. Pendapat tersebut menurut Imam Al-Asy'ari dan beberapa golongan lain makasih KataQur'an berasal dari lafaz ููุฑููู yang berarti menggabungkan sesuatu dengan yang lain. Kemudian kata tersebut dijadikan sebagai nama Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi-Nya, mengingat bahwa surat-suratnya, ayat-ayatnya dan huruf-hurufnya beriring-iringan dan yang satu digabungkan kepada yang lain.
StrategiSEO untuk Bisnis Online, Pengetahuan mengenai SEO adalah wajib bagi anda yang akan dan yang telah terjun di bisnis online. SEO merupakan cara untuk menarik pengunjung melalui mesin pencari/search engine, karena mayoritas pengguna internet mencari informasi di search engine.
Apabilaamalan itu adalah sesuatu yang baik maka tentulah generasi para salafus shaleh akan melakukannya di awal perkembangan Islam. adalah mubtadik besama sahabat yang lain yang mengikutinya yang berarti sesat sbgmna penafsiran anda dlm hadist tsb berarti dengan kata lain pula mereka semua masuk neraka wal iyadzu billah sbgmn penafsiran