Danayang digunakan sebagai pinjaman dari BUMN identik dengan dana kemitraan yang disebut Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) BUMN. Sebagian berasal dari laba perusahaan yang disisihkan untuk pengusaha kecil. BUMN yang memiliki program kemitraan ini, antara lain Pertamina, PT Gas Negara, dan sebagainya. 6) KoperasiPernah belanja di toko online gak, Squad? Kalau kamu pernah, berarti sudah tahu dong ya cara pembayaran di toko online? Rata-rata, kalau kamu belanja secara online itu pasti pembayarannya lewat bank. Ada yang pakai transfer, ada yang lewat kartu kredit, dan lain-lain. Semua yang itu ialah macam-macam produk bank. Apa saja sih yang termasuk produk bank tersebut? Simak artikel berikut ya. sumber Begini Squad, produk- produk bank itu terbagi menjadi 4 ya. Ada, kredit, transfer, Safe Deposit Box SDB, dan Bank Card. Kita bahas satu per satu ya. 1. Kredit Kredit merupakan dana yang sudah ditarik dari masyarakat yang kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman. Pasti nggak asing dong mendengar kata kredit? Yaaa, seperti orangtua kamu ingin membeli kendaraan ada pilihan tipe pembayaran mau tunai cash atau dengan kredit cicil. Eh tapi nggak sembarangan loh bank mau memberikan fasilitas kredit. Ada 5 prinsip dalam analisis kredit. Apa saja itu? 2. Transfer Kalau kalian sering berbelanja simak tips belanja online agar selalu aman dan pasti udah nggak asing sama produk bank yang satu ini. Transfer itu jasa bank yang memberikan layanan pengiriman uang antarrekening maupun antarbank atas permintaan nasabah kepada penerima di tempat lain. 3. Safe Deposit Box SDB Pernah mendengar Safe Deposit Box SDB? Produk ini memang nggak terlalu familiar di telinga kita ya Squad. SDB ini merupakan jasa yang ditawarkan kepada nasabah dalam bentuk penyewaan kotak penyimpanan harta atau surat berharga. Bentuk SDB itu seperti ini ya Squad. Safe Deposit Box disediakan oleh bank, bisa digunakan untuk menyimpan emas atau surat-surat berharga. sumber 4. Bank Card Kalau ini mungkin Squad sudah ada yang punya ya. Bank Card merupakan kartu yang dikeluarkan bank bagi nasabahnya sebagai alat pembayaran. Ada beberapa kartu yang diterbitkan oleh bank, seperti kartu kredit, kartu debit, dan kartu uang elektronik e-money card Apakah cuma itu saja produk-produk bank? Eitsβ¦ bukan cuma itu, ternyata jenis produk perbankan itu ada yang terbagi dua loh, Squad. Ada kredit pasif dan kredit aktif. Kredit pasif merupakan aliran dana dari masyarakat yang masuk ke bank, sedangkan kredit aktif ialah dana yang digunakan masyarakat untuk kegiatan produktif. Sekarang kita bahas satu per satu ya. Baca Juga Pengertian Fungsi, Jenis, dan Syarat Uang Produk Perbankan Kredit Pasif 1. Simpanan/Tabungan Kalau kamu punya kartu ATM, pasti punya buku tabungan dong. Nah, simpanan ini bisa ditarik melalui ATM, buku tabungan, atau slip penarikan. Oh iya, simpanan/tabungan ini juga memiliki tingkat bunga/bagi hasil yang telah ditetapkan oleh pihak bank. 2. Giro Giro merupakan simpanan yang penarikannya itu bisa dilakukan setiap saat. Tidak menggunakan kartu ATM atau buku tabungan ya, Squad. Penarikannya menggunakan cek atau bilyet giro. Simpanan giro ini memiliki bunga yang lebih rendah. 3. Deposito Deposito merupakan simpanan berjangka dengan syarat waktu tertentu seperti 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, dan seterusnya. Perlu kamu ingat nih Squad, nasabah tidak dapat menarik uang yang didepositokan dari bank sebelum masa jatuh tempo. Deposito juga terbagi menjadi dua nih Squad a. Deposito on call Deposito on call merupakan simpanan berjangka waktu antara 3 sampai 30 hari. Jumlah uang yang disimpan biasanya relatif besar dan besar bunga yang dibayarkan dihitung per bulan dan besar bunga ditentukan dengan negosiasi antara nasabah dengan pihak bank. b. Deposito automatic roll over ARO Deposito ARO ini bentuk lain dari deposito berjangka yang sudah jatuh tempo tapi deposan nasabah pemilik deposito belum mengambilnya. Kemudian, bank secara otomatis melakukan perpanjangan waktu tanpa menunggu persetujuan deposan. Produk Perbankan Kredit Aktif a. Kredit rekening koran Kredit rekening koran merupakan kredit yang diberikan kepada nasabah dalam bentuk mutasi pemindahbukuan kepada rekening nasabah. b. Kredit reimburs Letter of Credit Kredit reimburs merupakan pinjaman yang diberikan ke nasabah atas pembelian sejumlah barang dan yang membayar adalah bank. Kredit ini merupakan jasa bank yang ditujukan untuk memudahkan pelayanan arus barang ekspor atau impor. c. Kredit aksep Kredit aksep merupakan pinjaman dengan mengeluarkan wesel yang bisa diperdagangkan. d. Kredit dokumenter Kredit dokumenter ini merupakan kredit yang diberikan setelah nasabah menyerahkan dokumen pengiriman barang yang sudah disetujui kapten kapal yang mengangkut barang tersebut. e. Kredit dengan jaminan surat berharga Kredit jaminan surat berharga diberikan dengan membeli surat-surat berharga kepada nasabah dan sekaligus surat-surat berharga tersebut sebagai jaminannya. Sekarang Squad sudah paham kan macam-macam produk bank yang ada itu apa saja? Nah, untuk menguji sejauh mana pemahaman kamu, coba daftar di ruanguji deh. Di ruanguji kamu bisa ikut tryout online secara gratis lho. Coba sekarang yuk! Referensi Alam S. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta Erlangga. Sumber Foto Foto Ilustrasi Transfer Uangβ [daring] Tautan Foto Safe Deposit Boxβ [daring] Tautan Artikel ini diperbarui pada 1 Desember 2020. Pembiayaanadalah: Pengertian, Jenis, dan Cara Memperolehnya. Dalam kehidupan sehari-hari, semua orang pasti pernah mengajukan pembiayaan. Mereka yang mengajukan pembiayaan umumnya membutuhkan dukungan dana sebagai modal usaha. Meskipun demikian, pembiayaan yang diajukan juga bisa digunakan untuk membeli aset, seperti rumah atau tanah, maupun
terjawab β’ terverifikasi oleh ahli JawabannyaKredit Aktif Maaf Kalo Salah BismillahirohmanirohimJawabannya dana yang digunakan masyarakat untuk kegiatan produktif disebut kredit aktifSemoga Membantu
Aktifitaskreatif yang sehat bagi remaja, pemuda dan kelompok seksual aktif 11 Dana Desa untuk Bidang Kesehatan | Ade Heryana, S.St, M.KM KESIMPULAN Dana Desa adalah skema pemberian dana kepada desa yang bersumber dari APBN dalam rangka meningkatkan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Untuk memastikan Dana Desa digunakan secara Seperti yang telah diketahui kegiatan pinjam meminjam dilakukan untuk berbisnis maupun untuk kebutuhan konsumtif seringkali dilakukan masyarakat Indonesia. Sejatinya pinjaman adalah hutang yang harus dibayarkan kepada satu pihak kepada pihak lainnya sesuai dengan perjanjian tertulis ataupun lisan. Pinjaman sendiri kini sudah beralih fungsi dari kebutuhan yang terbilang produktif menjadi kebutuhan konsumtif. Namun, seharusnya pinjaman dilakukan untuk memenuhi kebutuhan produktif yang dapat mengembangkan produktivitas dan kualitas hidup. Pinjaman produktif meliputi pinjaman untuk ekspansi bisnis, pinjaman pendanaan cashflow, ataupun pinjaman untuk melakukan project kerjaan lainnya. Banyaknya bentuk pinjaman yang ditawarkan saat ini akan membuat kamu bingung memilih pinjaman yang sesuai untuk kebutuhanmu. Oleh karena itu berikut ini pinjaman produktif yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia yang perlu kamu ketahui. Segera Hubungi Kargo Untuk Pinjaman khusus Transporter Bersama Kargo Sekarang via WhatsApp Jenis-Jenis Pinjaman Produktif Pinjaman Produktif adalah pinjaman yang mampu menaikan pendapatan penanggung atau cenderung bersifat produktif. Nah, apa saja bentuk pinjaman produktif? Berikut ini penjelasannya. 1. KTA KTA Adalah salah satu jenis kredit yang ditawarkan oleh bank yang bisa memenuhi kebutuhan kamu. KTA adalah singkatan dari Kredit Tanpa Agunan. Seperti namanya, KTA tak membutuhkan jaminan apapun dari sang peminjam. KTA sendiri memiliki beberapa macam karakteristik. Berikut karakteristik KTA Tanpa jaminan. Tidak membutuhkan jaminan atau agunan dari Pinjaman ditujukan untuk kebutuhan konsumtif. Tujuan peminjaman diserahkan pada peminjam untuk menggunakan pencairan dari KTA. Pinjaman jenis ini tentu saja berbeda dengan KPR. Semisalnya dengan KPR yang pinjaman hanya bisa dipakai untuk pembelian rumahProses cepat. KTA memiliki proses cepat dan relatif mudah jika dibandingkan jenis kredit lain di Tunai. Pencairan KTA sendiri dalam bentuk dana tunai ke rekening peminjam. Dicairkan secara Pembayaran untuk pinjaman jenis ini dilakukan secara mencicil setiap bulan selama masa Dipercepat. Debitur sendiri bisa melunasi pinjaman KTA sebelum jatuh tempo. Namun peminjam biasanya akan dikenakan fee atau denda. Karena KTA tidak membutuhkan aset untuk dijaminkan, banyak pengusaha yang berusaha memanfaatkan pinjaman ini sebagai modal usaha untuk melakukan ekspansi ataupun memulai dalam berbisnis, sehingga KTA merupakan pinjaman produktif yang palin diminati saat ini. 2. Modal Usaha Tidak kalah dengan KTA , Modal usaha adalah pinjaman yang diperuntukan untuk modal usaha yang tujuannya tentu saja untuk memulai berbisnis ataupun ekspansi usaha. Kredit modal kerja ditawarkan dalam beberapa alternatif pembiayaan yang tentu saja bisa dipilih oleh sang pengusaha sesuai kebutuhan. Bank BCA pun menawarkan modal usaha dengan berbagai macam skema yakni; Kredit Lokal. Solusi bagi yang membutuhkan modal usaha yang bersifat liquid. Penarikan dan pelunasannya dapat dilakukan sewaktu-waktu selama jangka waktu fasilitas kredit melalui rekening giroInstallment Loan. Solusi untuk usaha yang membutuhkan pembiayaan modal usaha yang penarikannya dapat dilakukan sekaligus ataupun bertahap. Pelunasan pinjaman modal usaha model ini bisa dilakukan dengan cara mengangsur atau Loan. Solusi untuk usaha yang membutuhkan pembiayaan bersifat liquid atau musiman. Penarikan dan pelunasan pinjaman modal usaha model ini dapat dilakukan Ekspor. Solusi untuk usaha kamu yang membutuhkan pembiayaan kegiatan produksi, pengumpulan, dan penyiapan barang dalam rangka melakukan ekspor barang. Namun tentu ada hal yang harus diperhatikan sebelum kamu melakukan pinjaman modal usaha, seperti rencana keuangan, planning bisnis yang tepat, hingga cara pelunasan pinjaman tersebut harus diperhatikan agar kedepannya kamu dapat mengembalikan pinjaman modal usaha tepat waktu. 3. Invoice Financing Invoice financing adalah sebuah solusi pendanaan yang tepat bagi kamu yang sedang berbisnis. Tak seperti bank yang meminta kamu mengagunkan aset, invoice financing hanya meminta kamu untuk men-submit invoice pelanggan yang belum terbayar sebagai jaminannya. Lalu, kamu sebagai peminjam bisa mendapatkan pencairan dana untuk menjalankan operasional bisnis. Tak jarang para pelanggan atau klien membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melunasi tagihan invoice yang ditujukan pada mereka. Padahal jika membicarakan bisnis dan perputaran modal, hal tersebut sangatlah tidak sehat bagi finansial perusahaan. Kamu pasti membutuhkan dana untuk menjalankan bisnis seperti biasa dan melakukan proyek-proyek yang lainnya bukan? Sementara uang yang dibutuhkan belum berputar dan kamu masih diharuskan menunggu berbulan-bulan. Jika kamu menunggu pelanggan untuk melunasi invoice, bisa jadi bisnis kamu terkena dampak negatif dan kondisi finansial akan sangat terpengaruh dikarenakan tak punya dana yang cukup untuk menjalankan kegiatan operasional. Nah, dana yang akan kamu terima dari Invoice financing tadi, nantinya bisa digunakan untuk biaya operasional kembali. Hal tersebut membuat operasional perusahaan tak terganggu selagi menunggu klien melunasi invoice yang belum terbayar. 4. Pinjaman Online Pinjaman Online sendiri sekarang ini berpatok dengan sistem P2P Lender. Pinjaman online adalah jenis pinjaman yang dilakukan secara online melalui platform website atau aplikasi yang mana peminjam mendapatkan dana pinjamannya dari para investor lender yang dipertemukan melalui platform tersebut. Caranya mudah sekali, setelah peminjam borrower memulai pendaftaaran dan melakukan permintaan pendanaan, maka platform P2PL akan mempertemukan pada satu forum kepada pemberi pinjaman sehingga pendanaan dilakukan oleh pemberi pinjaman bukan dari platform tersebut. Setelah itu, jika pinjaman disetujui maka dana pinjaman akan disalurkan kepada peminjam dengan bunga keuntungan yang akan diambil oleh investor atau pendana. Jenis pinjaman satu ini saat ini sedang booming dilakukan oleh masyarakat untuk menutupi cashflow, karena dana pinjaman yang diajukan sangat cepat cair dan dengan plafond yang kecil. 5. Kredit Modal Ventura Modal Ventura adalah dana investasi dari pihak ketiga investor yang tujuan utamanya untuk melakukan investasi pada perusahaan yang memiliki risiko tinggi sehingga tidak memenuhi persyaratan standar sebagai perusahaan terbuka ataupun guna memperoleh modal pinjaman dari perbankan. Investasi modal ventura ini dapat juga mencakup pemberian bantuan manajerial dan teknikal sehingga tidak hanya berupa dana namun pendanaan juga dilakukan melalui sistem cara kerja. Kebanyakan dana ventura ini adalah berasal dari sekelompok investor yang mapan keuangannya, bank investasi, dan institusi keuangan lainnya yang melakukan pengumpulan dana ataupun kemitraan untuk tujuan investasi tersebut. 6. Kredit Multiguna Kredit Multiguna atau KMG adalah salah satu produk perbankan yang memberikan fasilitas pinjaman dengan bergantung berdasarkan nilai agunan yang diberikan. Kredit Multi Guna saat ini banyak digunakan untuk biaya-biaya pribadi dan juga modal usaha/ bisnis. Namun jika ingin menggunakan Kredit Multiguna kamu harus cermat sebelum melakukan pinjaman ini karena jika tidak bisa mengembalikan pinjamannya, maka asetpun melayang diambil oleh bank. Invoice Financing dari Kargo Untuk Perusahaan Transporter Kargo memiliki program yang bisa menolong kamu untuk mencairkan invoice dari klien yang terlambat cair. Dengan bekerjasama dengan kami, kamu bisa mendapatkan kredit online khusus logistik untuk membantu membiayai kebutuhan operasional sehari-hari kamu. Dalam melakukan pinjaman dari program kami, kamu hanya perlu menyerahkan invoice sebagai bukti sudah terjadinya perjanjian kerja yang belum juga dibayar oleh klien. Hal tersebut tentu saja membuat pencairan dana bisa dilakukan dengan mudah. Agar tidak bingung dalam melakukan program Pembayaran Invoice Cepat dari Kargo, yuk ketahui syaratnya! Syaratnya Pembayaran Invoice Cepat adalah; 1. Memiliki usaha logistik dengan badan usaha PT atau CV 2. Memiliki setidaknya 1 transaksi dengan customer pada invoice yang ingin dicairkan 3. Daftar dengan cara klik https//https// 4. Tim kami akan segera menghubungi Anda! Tidak sulit, bukan? Jadi tunggu apalagi? Yuk daftarkan diri kamu dan perusahaan transporte kamu segera! Semakin cepat kamu mendaftar, semakin cepat pula kamu merasakan invoice cair! Lalu, dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat pendaftaran Pembayaran Invoice Cepat? Ini dia! Γ Akta perusahaan & perubahannya, serta SK KEMENHUMKAM Γ KTP dan NPWP pengurus yang tertera di Akta Γ NPWP perusahaan Γ NPWP customer Γ Agreement vendor & customer Γ Surat Ijin Usaha SIUP & TDP/NIB Γ Surat keterangan domisili Perusahaan SKDU Γ Sample Invoice yang sudah dibayarkan customer minimal 5x pembayaran diambil sampel di 3 bulan terakhir Γ Foto halaman pertama buku rekening Γ Rekening koran 6 bulan terakhir Γ Laporan keuangan 2020 dan Sales Report 2020 Γ Giro Seperti yang sudah tertuliskan sebelumnya, salah satu syarat untuk melakukan Pembayaran Invoice Cepat adalah perusahaan kamu sudah harus memiliki legalitas PT/CV. Hal ini tentu saja bukan tanpa alasan yang jelas. Kargo akan meminta beberapa dokumen yang harus dilengkapi ketika mengajukan pembayaran cepat invoice ke Kargo, dan prasyarat utama bahwa peminjam telah memiliki legalitas perusahaan, baik PT maupun CV, untuk menjamin keabsahan dokumen yang dimiliki serta transaksi yang dilakukan. Dalam program Pembayaran Invoice Cepat, invoice yang akan dicairkan memiliki jangka waktu jatuh tempo selama 30 sampai dengan 60 hari. Meski demikian, kamu tidak perlu khawatir ketika perusahaan kamu butuh waktu lebih lama untuk melunasi program ini. Kargo pun bisa menerima invoice dengan durasi hingga maksimal 90 hari dengan syarat dan ketentuan tambahan dari program pembayaran invoice cepat.Ilustrasi melakukan transaksi dengan kartu kredit. Foto iStockSalah satu kegiatan usaha yang dilakukan lembaga keuangan adalah menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman atau kredit. Jenis-jenis kredit terbagi menjadi beberapa macam, yaitu berdasarkan kegunaan, tujuan, jangka waktu, dan jaminan. Menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian ini akan membahas lebih jauh mengenai jenis-jenis kredit yang dilakukan lembaga keuangan. Jenis-Jenis Kredit Berdasarkan KegunaanIlustrasi melakukan transaksi dengan kartu kredit secara online. Foto iStockJenis kredit dilihat dari segi kegunaannya adalah untuk melihat penggunaan uang tersebut apakah digunakan dalam kegiatan utama atau kegiatan tambahan. Dikutip dari Bekerja di Bank Itu Mudah oleh John Simon, jika ditinjau dari segi kegunaan, terdapat dua jenis kredit, yaitu Kredit ini biasanya digunakan untuk keperluan perluasan usaha atau membangun proyek atau pabrik baru, di mana masa pemakaiannya untuk suatu periode yang relatif lebih lama. Biasanya, kegunaan kredit ini adalah untuk kegiatan utama suatu ini digunakan untuk keperluan meningkatkan produksi dan operasionalnya. Jenis-Jenis Kredit Berdasarkan Tujuan Ilustrasi melakukan kredit rumah. Foto iStockDilihat dari segi tujuannya, terdapat tiga jenis kredit, yaituKredit ini digunakan untuk peningkatan usaha, produksi atau investasi, yang diberikan untuk menghasilkan barang atau yang digunakan untuk dikonsumsi atau dipakai secara pribadi. Kredit ini diberikan ke nasabah untuk digunakan membiayai barang-barang konsumtif. Beberapa kredit yang termasuk dalam jenis kredit konsumtif antara lain Kartu kredit, fasilitas pinjaman tanpa agunan yang diberikan kepada perorangan pemilik kartu yang diterbitkan oleh bank tertentu. Fasilitas ini diberikan setelah aplikasi permohonan kartu kreditnya disetujui oleh bank yang perumahan, fasilitas kredit untuk pembelian atau pembangunan rumah tinggal, ruko dan sebagainya dengan jaminannya adalah objek yang dibiayai. Kredit mobil, fasilitas kredit untuk pembelian kendaraan bermotor roda 2 atau roda 4 dengan jaminan berupa kendaraan bermotor yang dibiayai tersebut. Kredit multiguna, fasilitas kredit untuk segala keperluan yang bersifat konsumtif, dengan jaminan tanah atau yang digunakan untuk kegiatan perdagangan dan biasanya untuk membeli barang dagangan dengan pembayarannya diharapkan dari hasil penjualan barang dagangan tersebut. Kredit ini sering diberikan kepada agen-agen perdagangan yang akan membeli barang dalam jumlah tertentu. Jenis-Jenis Kredit Berdasarkan Jangka WaktuIlustrasi kartu kredit. Foto iStockDilihat dari segi jangka waktu, jenis kredit terbagi menjadi tiga, yaituKredit ini merupakan kredit yang memiliki jangka waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun. Biasanya, kredit ini digunakan untuk keperluan modal kerja. b. Kredit Jangka Menengah Jangka waktu kreditnya berkisar antara satu tahun sampai dengan tiga tahun kredit, jenis kredit ini dapat diberikan untuk modal kerja. Kredit yang masa pengembaliannya paling panjang, yaitu di atas tiga tahun atau lima tahun. Biasanya kredit ini digunakan untuk investasi jangka panjang, seperti perkebunan karet, kelapa sawit atau manufaktur, dan bisa juga untuk kredit konsumtif, seperti kredit Kredit Berdasarkan JaminanDilihat dari segi jaminan atau agunannya, terdapat dua jenis kredit, yaituKredit dengan jaminan merupakan kredit yang diberikan dengan suatu jaminan tertentu. Adapun jaminan tersebut dapat berbentuk barang berwujud atau tidak berwujud. Dalam artian, setiap kredit yang dikeluarkan akan dilindungi senilai jaminan yang diberikan oleh calon tidak memakai merupakan kredit yang diberikan benar-benar atas dasar kepercayaan saja.7 Kredit Jaminan Surat Berharga. Jenis kredit aktif yang diberikan oleh bank kepada nasabah untuk membantu membeli surat-surat berharga, seperti misalnya obligasi, SUN, Sukuk, surat kepemilikan saham dan lainnya. Kemudian sebagai jaminannya surat berharga tersebut akan disimpan oleh bank pemberi kredit. 8.
Dalam mempelajari ilmu ekonomi yang berkaitan dengan perilaku manusia, maka kita sering mendengar bahwasanya manusia itu merupakan makhluk individu dan sosial. Artinya adalah manusia memiliki kebutuhan dan keinginan yang penting bagi diri pribadi masing-masing dan disisi yang lain manusia juga membutuhkan kehidupan sosial sebagai wadah untuk membentuk masyarakat atau kelompok tertentu. Melihat sifat yang seperti itu, tentu tidak bisa pungkiri jika setiap manusia memiliki banyak kebutuhan yang melekat pada dirinya, bahkan bisa dikatakan kebutuhan manusia itu tidak ada batasnya. Namun pada kenyataannya tidak semua keinginan atau kebutuhan tersebut bisa terpenuhi karena manusia memiliki keterbatasan dalam mewujudkannya, karena hal tersebut dipengaruhi oleh kemampuan manusia itu sendiri baik itu kemampuan pribadi maupun kemampuan financial. Baca Juga Contoh Kerjasama Multilateral , Hubungan Ekonomi dan PolitikBicara tentang kemampuan financial yang terbatas, maka saat ini banyak sekali solusi keuangan yang diberikan oleh pemerintah atau lembaga lain. Bantuan keuangan dari pemerintah hadir melalui jalur perbankan sedangkan beberapa lembaga lain hadir dalam bentuk koperasi. Semua lembaga tersebut pada dasarnya memberikan solusi yang sama yaitu solusi berupa kredit, kredit merupakan solusi keuangan untuk menjembatani antara kemampuan keuangan seseorang yang terbatas dengan pemenuhan keinginan tertentu terhadap barang maupun jasa. Jenis kredit pun juga beragam dan hal tersebut merupakan dampak dan jawaban akan beragamnya kebutuhan manusia Jugakebutuhan dasar manusiaperan penting bank syariahperan bank syariahBerikut jenis-jenis kredit berdasarkan jenis pengelompokannya, yaitu. Berdasarkan Sifat KegunaanKredit pada dasarnya memiliki tujuan atau penggunaan terhadap memenuhi kebutuhan manusia. Dilihat dari sifatnya dapat dikategorikan sebagai jenis kredit yang konsumtif maupun produktif tergantung dari perlakuannya. Berikut jenis-jenis kredit berdasarkan kegunaannya, yaitu. baca juga macam kredit pasif , Unsur Unsur KreditKredit Modal Kerja. Adalah kredit yang tujuannya digunakan sebagai modal kerja atau kegiatan usaha, baik untuk memulai usaha maupun memperluas usaha. Dilihat secara kegunaan jenis kredit ini termasuk dalam kategori jenis kredit produktif, karena tujuannya untuk menciptakan kegiatan usaha dalam rangka menghasilkan sebuah produk barang dan jasa yang bermanfaat sehingga menghasilkan keuntungan dari penyelenggaraan kegiatan tersebut. baca juga manfaat ekonomi mikro , Cara Mendapatkan Modal UsahaKredit Investasi. Merupakan jenis kredit yang digunakan untuk kegiatan berinvestasi. Jenis kredit ini sifatnya produktif, yaitu memberikan keuntungan dari kegiatan berinvestasi. Jika dilihat dari namanya yaitu investasi, dapat dikatakan secara umum jenis kredit ini berkaitan dengan jangka waktu yang relatif lama, baik dari segi perolehan keuntungan maupun pengembaliannya. Contoh penggunaan jenis kredit ini adalah untuk investasi perkebunan kelapa sawit atau karet yang umumnya membutuhkan waktu lama untuk menunggu waktu panennya. baca juga instrumen investasi , Keuntungan Investasi PropertiKredit Konsumtif. Dibandingkan dengan dua jenis kredit lainnya, kredit ini memiliki fungsi yang sangat bertolak belakang. Sesuai dengan namanya jenis kredit ini digunakan untuk keperluan konsumtif atau digunakan untuk mencukupi kebutuhan yang sifatnya personal, yaitu seperti untuk kepemilikan rumah tinggal atau kendaraan pribadi. baca juga manfaat ekonomi kreatif Berdasarkan Jangka Waktu PengembalianSetiap kredit yang diberikan memiliki ikatan perjanjian yang memuat tentang kesanggupan membayar dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktu pengembalian biasanya disesuaikan dengan besarnya kredit yang diberikan. Berikut jenis kredit dilihat dari sisi jangka waktu pengembaliannya, yaitu. Baca Juga Jenis Reksadana , Investasi Reksadana SyariahKredit Jangka Pendek. Merupakan kredit yang memiliki jangka waktu pengembalian rata-rata dalam 1 tahun. Kredit jangka pendek umumnya diberikan untuk kegiatan yang bersifat menghasilkan keuntungan dalam waktu yang relatif singkat, contohnya kredit untuk pertanian yang dalam 1 musim bisa melakukan panen lebih dari 1 kali. Baca Juga Kartu Kredit Luar NegeriKredit Jangka Menengah. Kredit yang jangka waktu pengembaliannya maksimal 3 tahun. Kredit ini biasanya digunakan untuk membantu permodalan kegiatan usaha UKM dengan nilai kredit yang tidak terlalu besar, umumnya dibawah 100 juta. Baca Juga Jenis Instrumen Pasar ModalKredit Jangka Panjang. Kredit yang jangka waktu pengembaliannya kurang lebih dalam 5 tahun, bahkan bisa lebih lama lagi. Kredit ini dikhususkan untuk membiayai kegiatan usaha yang membutuhkan pengembalian modal yang secara perhitungan cukup lama memberikan keuntungan, seperti industri kelapa sawit dan karet. Baca Juga Fungsi Ilmu Ekonomi Regional dalam Perencanaan Pembangunan Wilayah Berdasarkan Cara PemberiannyaKredit ini dilihat dari aliran dana yang diberikan antara pihak peminjam dan pihak pemberi pinjaman dan mekanisme didalamnya. Berikut jenis kredit berdasarkan cara pemberiannya, Aksep. Merupakan kredit yang paling umum ditemui dan dikenali oleh masyarakat luas, yaitu kredit yang diberikan oleh bank. Dilihat dari kegiatan perbankan, sistem inilah yang memberikan keuntungan cukup besar dari keseluruhan pendapatan bank per tahunnya. Baca Juga Bank Dengan Bunga Deposito TertinggiKredit Penjual. Kredit yang diberikan oleh penjual kepada pembeli, dimana barang diterima terlebih dahulu dan cara pembayaran dapat dilakukan secara tertahan. Umumnya yang melakukan kegiatan seperti ini adalah transaksi antara supplier dengan distributor atau transaksi yang umumnya terjadi di pasar grosir. Baca Juga Ciri Pasar ModalKredit Pembeli. Kredit yang pembayaran dilakukan di awal, atau umumnya disebut dengan pemberian uang muka, sedangkan barang yang akan diterima akan diberikan kemudian hari. Jika ingin melakukan belanja barang-barang impor umumnya cara yang demikian yang sering digunakan oleh para penjual barang impor atau biasanya cara ini digunakan untuk menawarkan program pre-order terhadap produk-produk langka atau produk soft launching. Baca Juga Produk produk Bank Syariah Berdasarkan Sektor PerekonomianKredit yang diberikan untuk menggerakkan kegiatan perekonomian di sektor tertentu untuk meningkatkan produktivitas produksi yang biasanya bertujuan untuk kegiatan ekspor. Berikut jenis-jenis kredit berdasarkan sektor perekonomian, Pertanian. Kredit yang digunakan untuk kegiatan pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Biasanya kredit ini diberikan bersamaan dengan program penyuluhan perbaikan kualitas atau peningkatan kemampuan masyarakat dari pemerintah atau lembaga tertentu. baca juga peran pemerintah sebagai pelaku ekonomiKredit Perindustrian. Kredit yang digunakan untuk kegiatan industri, baik untuk skala kecil, menengah, atau besar. Tujuan penggunaan kredit ini biasanya memiliki dua alasan yaitu untuk perluasan kegiatan usaha atau produksi dan untuk membuka usaha baru. Baca Juga Manfaat Internet Untuk EkonomiKredit Pertambangan. Kredit yang digunakan untuk membiayai kegiatan pertambangan dengan jangka waktu yang lama, seperti batu bara, emas, dan minyak. baca juga cara investasi emas untuk pemula Kredit Ekspor Impor. Kredit yang digunakan untuk kegiatan ekspor impor, yaitu dengan memberikan dana kepada eksportir maupun importir untuk menghasilkan barang yang memiliki demand yang tinggi sehingga memberikan keuntungan maksimal. baca juga manfaat ekspor imporKredit Koperasi. Kredit yang diberikan untuk berbagai jenis koperasi baik dalam rangka mengerakkan fungsi pendanaan kepada anggota atau permodalan baru sehingga menambah pelayanan kepada anggota atau masyarakat luas. baca juga peranan koperasi simpan pinjamKredit Profesi. Kredit yang diberikan khusus untuk para professional, yaitu guru, dokter, karyawan swasta. Biasanya sudah terdapat desain khusus dari pemerintah untuk pelayanan jenis Perumahan. Kredit ini termasuk jenis yang paling sering diminati dan dicari oleh keluarga baru, yaitu kredit yang digunakan untuk pembelian rumah baru atau pembiayaan pembangunan. Baca Juga Cara Menghitung NJOP Berdasarkan Bentuk Jaminan atau AgunanUntuk memberikan rasa aman dalam memberikan kredit dibutuhkan sebuah jaminan agar kedua belah pihak memiliki rasa tanggungjawab terhadap kewajiban masing-masing. Jenis kredit berdasarkan bentuk jaminannya, Jaminan Orang. Pemberian kredit dengan jaminan seseorang, kredit yang semacam ini biasanya bersifat kekeluargaan yang antara masing-masing pihak menaruh kepercayaan Jaminan Efek. Kredit yang jaminannya berupa saham atau surat berharga Jaminan Barang. Kredit yang jaminannya berbentuk barang bergerak, barang tetap, dan logam Jaminan Dokumen. Kredit yang menggunakan jaminan berupa dokumen, seperti L/C Letter of Credit, sertifikat tanah, dan BPKB.Baca Juga Macam Alat Pemuas Kebutuhan , Aspek Hukum Ekonomi Pembangunan Berdasarkan Tingkat Golongan EkonomiDengan melihat kemampuan financial atau asset seseorang akan menjadi dasar dalam menentukan tingkat dan jenis kredit yang akan diberikan. Berikut jenis kredit berdasarkan tingkat golongan ekonominya, Golongan Ekonomi Lemah. Kredit yang khusus diberikan untuk pengusaha yang memiliki jumlah kekayaan total dibawah 600 juta belum termasuk nilai kekayaan properti, contohnya untuk usaha KUK dan KUT. Baca Juga Penyebab Terjadinya InflasiKredit Golongan Ekonomi Menengah dan Konglomerat. Kredit yang diberikan untuk pengusaha yang memiliki jumlah kekayaan diatas 600 juta, umumnya yang tergolong dalam kelompok ini adalah para developer dan pengusaha besar. Baca Juga Sumber Keuangan Perusahaan Berdasarkan Cara Penarikan dan PelunasanSetiap kredit yang diberikan memiliki mekanisme tersendiri dalam proses penarikan dan pelunasannya. Berikut 2 jenis kredit jika dilihat berdasarkan cara penarikan dan pelunasannya, Rekening Koran. Kredit yang memiliki fleksibilitas tinggi dalam penarikan maupun pelunasan, sehingga pembayaran dapat dilakukan sewaktu-waktu. Cara penarikannya bisa dengan cara cek , bilyet, giro, dan pemindahbukuan. Sedangkan pelunasannya dapat dilakukan dengan cara pembayaran secara berangsur-angsur. Perhitungan bunga disesuaikan dengan jumlah pinjaman per harinya dan penarikannya harus mendapat persetujuan plafond kredit terlebih dahulu. baca juga bank dengan bunga deposito tertinggiKredit Berjangka. Kredit yang nilainya dapat ditarik sesuai dengan jenis plafondnya. Cara pelunasannya diatur dalam perjanjian yang disepakati bersama, umumnya pelunasan dilakukan setelah tenggang waktu kredit telah berakhir dan pembayarannya dapat dilakukan secara tunai atau angsuran. baca juga kelebihan dan kekurangan menabung di bankKeinginan manusia yang tak terbatas tentu tidak akan terwujud tanpa adanya kemampuan financial yang memadai. Pemerintah yang memahami hal tersebut dengan serius memberikan terobosan dalam mempermudah masyarakat dalam memenuhi keinginannya, yaitu dengan mengenalkan program kredit. Kredit merupakan pinjaman dana kepada masyarakat yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu, dimana masyakat nantinya memiliki kewajiban mengembalikan dana yang dipinjamkan tersebut dalam kurun waktu tertentu dan dengan cara pembayaran yang sangat fleksibel, apakah itu secara tunai langsung, secara bertahap atau berangsur.baca juga cara pembayaran kartu kredit , Dasar Hukum AsuransiJenis kredit yang diberikan pun sangat beragam dan telah disesuaikan secara sempit sesuai dengan kebutuhan manusia. Jika dilihat lebih teliti lagi maka jenis kredit secara umum dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok yaitu berdasarkan fungsi dan kegunaannya, berdasarkan jangka waktu pengembalian yang telah disepakati bersama, berdasarkan cara pemberiannya atau aliran dananya, berdasarkan sektor perekonomian yang ingin dikembangkan, berdasarkan bentuk jaminan atau agunan untuk memberikan rasa aman, berdasarkan jumlah keseluruhan aset peminjam dana, dan yang terakhir dilihat berdasarkan cara penarikan dan pelunasannya. Semua jenis-jenis tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan manusia yang beragam dalam mewujudkan keinginannya masing-masing.baca juga cara mengatur keuangan pribadi
Sebaiknya dana yang digunakan masyarakat untuk kegiatan produktif disebut kredit aktif. a. Kredit pasif Jenis kegiatan bank dalam menghimpun dana dari masyarakat adalah sebagai berikut. 1) Giro adalah simpanan atau tabungan dari nasabah di bank yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Uang tersebut setiap saat dapat ditarik oleh nasabah.β Kredit adalah salah satu layanan perbankan yang sering digunakan oleh nasabah. Namun di dunia perbankan, ada yang namanya kredit aktif dan kredit pasif. Kredit aktif adalah pinjaman untuk kegiatan produktif. Bagaimana dengan kredit pasif? Apa layanan lain dari bank? Perbedaan Kredit Pasif dan Kredit Aktif Produk Lain dari Bank Perbedaan Kredit Pasif dan Kredit Aktif Meski sama-sama bagian dari kredit, tetapi kredit aktif dan kredit pasif berbeda. Kredit aktif adalah kredit usaha kecil dan mikro, kredit usaha rakyat, kredit modal kerja, pembelian surat berharga, dan lain-lain yang diberikan bank kepada nasabah untuk kepentingan produktif. Sedangkan kredit pasif merupakan aliran dana dari masyarakat yang masuk ke bank. Dengan kata lain, kredit pasif adalah dana tabungan dari nasabah yang disetor bank. Produk yang masuk kategori kredit pasif dan kredit aktif adalah sebagai berikut β Kredit Pasif 1. Tabungan ini adalah tempat nasabah menyimpan uang di bank. Nasabah dapat kapan saja menyimpan, mengambil, atau memindahkan uangnya dari rekening tabungan. Dalam tabungan, bank akan memberikan nasabah berupa bunga, dan nasabah wajib membayar biaya administrasi. 2. Deposito Berjangka Tabungan berjangka atau biasa disebut dengan deposito berjangka adalah sistem penyimpanan uang nasabah yang tak bisa diambil sewaktu-waktu. Misal deposito berjangka tiga bulan, nasabah hanya bisa mengambil dana ketika jatuh tempo atau mencairkan bunga setiap tiga bulan sekali. Pada umumnya, bunga deposito lebih tinggi dibanding bunga tabungan. Sehingga deposito sering digunakan nasabah sebagai tempat berinvestasi. Karena caranya mudah, cukup likuid, keuntungannya stabil, serta minim risiko. Namun deposito hanya cocok untuk investor tipe konservatif. Investor tipe moderat dan agresif kurang cocok. Karena tipe moderat memilih produk investasi yang memberikan keuntungan lebih tinggi dengan risiko sepadan, seperti reksa dana pendapatan tetap atau obligasi. Tipe agresif menginginkan investasi yang memberikan keuntungan paling besar, meski risikonya juga besar. Seperti saham atau reksa dana saham yang pergerakannya sangat fluktuatif dan dipengaruhi kondisi pasar saat itu. Namun saat menyimpan saham dalam jangka waktu lama, kemungkinan besar investor memperoleh keuntungan yang menggiurkan. Unduh Ajaib untuk informasi lengkap mengenai investasi. 3. Deposit On Call ini adalah tabungan yang bisa diambil setelah ada pemberitahuan dahulu dari penabung. 4. Deposit Automatic Roll Over ini adalah salah satu jenis deposito, di mana jika nasabah tidak mengambil dananya hingga waktu jatuh tempo, maka deposito otomatis diperpanjang dan bunganya langsung dihitung. 5. Giro giro merupakan simpanan atau tabungan nasabah yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran. Untuk memudahkan nasabah dalam menggunakan uangnya, bank mengeluarkan cek atau bilyet giro. β Kredit Aktif 1. Kredit Rekening Koran R/K ini adalah kredit yang diberikan oleh bank kepada nasabah sesuai dengan kebutuhan, seperti mutasi atau pemindahan buku. Selain itu, jaminan dari kredit rekening koran berupa surat berharga, sertifikat tanah, mobil dan BPKB, dan masih banyak lagi. Misal Pak Ahmad mengajukan kredit usaha ke bank untuk membiayai bisnisnya yang makin berkembang. Maka ia harus memenuhi syarat administratif, yaitu melampirkan rekening koran dan jaminan sertifikat tanah sebelum pengajuan kredit disetujui oleh pihak bank. 2. Kredit Reimburs Letter of Credit berikutnya tentang kredit aktif adalah kredit reimburs, yaitu bank yang memberikan pinjaman kepada nasabah dengan cara membayar harga beli sebuah barang. 3. Kredit Dokumenter ini merupakan kredit yang diberikan oleh bank kepada nasabah, karena ia telah menyerahkan jaminan dokumen kepada bank. 4. Kredit Aksep kredit ini diberikan oleh pihak bank, caranya bank menandatangani aksep yang ditarik oleh nasabah. 5. Kredit Dengan Jaminan Surat Berharga seperti namanya, ini merupakan kredit dari bank kepada nasabah untuk membeli surat-surat berharga. Penyaluran kredit dari bank bukanlah barang baru. Hal itu sejalan sebagai salah satu fungsi bank, yakni memberikan kredit kepada masyarakat individu dan badan usaha. Penyaluran kredit tersebut memberikan manfaat antara lain β Mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. β Meningkatkan usaha serta penghasilan masyarakat. β Membuka lapangan pekerjaan lebih banyak. β Mengembangkan dunia usaha, baik skala UMKM maupun industri. β Memperluas pasar sekaligus menambah pendapatan negara. β Mempertahankan dan membantu usaha perbankan. Produk Lain dari Bank Kredit pasif dan kredit aktif adalah bagian dari produk perbankan. Selain produk berupa kredit dan tabungan. Bank juga memberikan layanan lain, yakni β Transfer Layanan jasa yang sering digunakan oleh nasabah adalah transfer atau pemindahan uang. Nasabah dapat melakukan transfer antar rekening maupun bank, di dalam maupun luar negeri, kapan saja serta di mana saja. Saat ini, transfer bisa dilakukan dengan internet atau mobile banking. Untuk transfer antar rekening, pihak tidak memungut biaya. Pemungutan biaya dikenakan ketika nasabah mentransfer uang antar bank dan mentransfer ke bank luar negeri. β Penagihan Warkat Bank memberikan layanan lain berupa penagihan warkat surat berharga seperti bilyet giro dan cek. Penagihan warkat yang berada di dalam kota disebut kliring clearing dan yang berada di luar kota atau negeri disebut inkaso collection. Proses penagihan membutuhkan waktu satu hari hingga satu bulan, tergantung lokasinya. β Bank Notes Ini adalah jasa transaksi valuta asing galas, foreign exchange. Bank akan mengacu kurs atau nilai tukar berdasarkan Bank Indonesia dalam proses jual beli bank notes. β Bank Garansi Ini merupakan layanan jaminan bank untuk nasabah dalam pembiayaan usaha. Dengan jaminan bank garansi, nasabah memperoleh fasilitas untuk menjalankan kegiatan bisnisnya. Nilai jaminan akan disesuaikan dengan kredibilitas dan prospek bisnis nasabah. β Safe Deposit Box Layanan ini menawarkan penyewaan boks penyimpanan barang atau surat berharga milik nasabah di bank. Penitipan tersebut aman dan terpercaya. β Menerima Pembayaran Bank juga menerima layanan pembayaran yang memudahkan dan memberikan rasa aman kepada nasabah. Sebut saja menerima pembayaran pajak, listrik, uang sekolah atau kuliah, payroll gaji karyawan, uang pensiun, dan masih banyak lagi. β Pasar Modal Di pasar modal, bank sangat berperan penting. Karena ia bisa menjadi penjamin guarantor, penjamin emisi underwriter, perantara perdagangan efek pialang atau broker, hingga perusahaan pengelola dana investment company.
.